Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Pematangsiantar

Progres Perobohan Gedung IV Pasar Horas Capai 35 Persen

progres perobohan gedung iv pasar horas di jalan merdeka pematangsiantar sudah mencapai sekitar 35 persen.
Proses perobohan Gedung IV Pasar Horas

Pematangsiantar, Sinata.id – Progres perobohan Gedung IV Pasar Horas di Jalan Merdeka Pematangsiantar sudah mencapai sekitar 35 persen.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar Henry Jhon Musa Silalahi ST MEng, Senin (13/10/2025) menerangkan, CV Sihujur Jaya telah memulai proses perobohan Gedung IV Pasar Horas pada Rabu (08/10/2025). Progres pekerjaan selama empat hari, mencapai 35 persen.

Advertisement

Musa mengakui terdapat beberapa kendala dalam proses perobohan Gedung IV Pasar Horas. Kendala itu, seperti kondisi cuaca dan kerusakan pipa hidrolik pada kedua unit alat berat breaker.

“Pipa hidrolik alat berat rusak akibat terkena besi beton. Sehingga selang hidrolik pecah, dan sedang dalam proses perbaikan,” terang Musa.

Baca Juga  Wesly Silalahi Resmikan Ganesha Operation, Siantar Siap Cetak Generasi Unggul

Alhasil, proses perobohan Gedung IV Pasar Horas tidak bisa dilanjutkan Minggu (12/10/2025). Lalu, akan dilanjutkan Senin (13/10/2025) siang. Pekerjaan dilanjutkan dengan menggunakan satu unit alat berat.

“Sedangkan satu unit alat berat lagi belum bisa digunakan. Sebab masih menunggu suku cadang dari Medan,” sebut Musa.

Masih kata Musa, proses pemotongan besi beton di lokasi juga terus dilakukan untuk memudahkan mobilisasi alat berat dan mengurangi resiko kerusakan alat berat.

“Rencana penggunaan bucket/excavator juga akan dikerahkan dalam percepatan pengurangan material bongkaran di lokasi untuk dibawa keluar,” tukas Musa. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini