Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
News

Kematian Pegawai Koperasi di Pematangsiantar Mengundang Tanya Keluarga

kematian seorang pegawai koperasi harian berinisial ddp (24) menyisakan duka mendalam dan tanda tanya besar bagi pihak keluarga.
Kematian seorang pegawai koperasi harian berinisial DDP (24) menyisakan duka mendalam dan tanda tanya besar bagi pihak keluarga.

Pematangsiantar, Sinata.id — Kematian seorang pegawai koperasi harian berinisial DDP (24) menyisakan duka mendalam dan tanda tanya besar bagi pihak keluarga.

Kasus Kematian Pegawai Koperasi di Siantar

DDP yang sehari-hari bekerja di sebuah koperasi yang berlokasi di Jalan Parapat KM 5.5, Pematangsiantar, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kejang-kejang dan sempat dilarikan ke RS Harapan, Kamis, 17 April 2025.

Advertisement

FS, keluarga korban di Pematangsiantar menyebut, penyebab kematian DDP tak mendapat penjelasan yang lengkap dari tempat korban bekerja sehingga mengundang tanya.

“Saya hanya diberitahu bahwa dia kejang-kejang, lalu dibawa ke RS Harapan dan meninggal. Tidak ada informasi lanjutan soal penyebab pastinya,” ujarnya.

Baca Juga  Wesly Silalahi Resmikan Ganesha Operation, Siantar Siap Cetak Generasi Unggul

FS menambahkan dari surat keterangan rumah sakit disebutkan korban masuk sekitar pukul 12.50 WIB dan meninggal pukul 13.05 WIB. Artinya di rumah sakit hanya sekitar 15 menit.

Dia menyayangkan informasi yang minim terkait kematian almarhum. Terlebih lagi menurutnya pihak koperasi terkesan kurang kooperatif ketika ditanya balik soal kronologi kematian. Padahal dia perlu tau guna menyampaikan kepada orangtua korban di Sidikalang.

“Bagusnya saya bertanya tetapi mereka malah marah-marah. Malahan dibilang ‘ini bukan kantor polisi, bapak jangan menginterogasi kami’,” katanya menirukan dialog yang terjadi di rumah sakit.

Jenazah DDP telah dipulangkan ke rumah orangtuanya di Sidikalang. Namun keluarga menyayangkan kurangnya keterbukaan dari pihak koperasi tempat DPP bekerja. Dia berharap ada kejelasan terkait apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian almarhum.

Baca Juga  Walikota Pematangsiantar Sambut Danrem 022/PT Kolonel Inf Agus Supriyono di Grand Zuri

“Untuk sekarang biarlah dulu keluarga mengurus pemakaman almarhum. Sembari menunggu kabar dari orangtuanya selanjutnya,” tukasnya.

Kapolsek Siantar Marihat, AKP Doni Simanjuntak, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya baru mengetahui adanya kejadian tersebut. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini