Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Viral Oknum Diduga Dishub Medan Terekam Minta Rp500 Ribu ke Sopir Pikap

viral oknum diduga dishub medan terekam minta rp500 ribu ke sopir pikap
Video dugaan pemerasan oleh oknum yang disebut petugas Dishub Medan viral di media sosial. Sopir pikap mengaku diminta Rp500 ribu meski surat kendaraan lengkap. (Ist)

Medan, Sinata.id — Sebuah video yang beredar luas di media sosial memantik kemarahan warga setelah memperlihatkan dugaan tindakan pemerasan yang melibatkan oknum petugas yang disebut-sebut berasal dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam video itu, seorang sopir pikap dipaksa memberikan uang Rp500 ribu oleh oknum yang mengaku sebagai aparat, memicu kecaman dan sorotan tajam dari publik.

Kejadian tersebut terekam dalam unggahan akun Instagram @medankinian pada Minggu (1 Maret 2026), dan cepat menjadi viral. Dalam rekaman itu, oknum petugas tampak mendekati seorang sopir mobil pick up jenis L300, kemudian diduga meminta sejumlah uang yang bukan merupakan ketentuan resmi.

Advertisement

Baca Juga: Viral Klaim Semua Penerbangan Tertunda Usai Perang Israel-Iran

“Ada apa ini? Ada giat apa ini?” teriak perekam video yang menunjukkan adegan itu, sambil menyoroti tindakan petugas tersebut. “Nangkap-nangkap minta apa-apa aja kerja kalian,” ujar perekam dalam unggahan itu, dikutip Minggu (1/3/2026.

Baca Juga  Ternyata Bumi Pernah Hampir Membeku Sepenuhnya

Keterangan Sopir dan Dokumen yang Dipertanyakan

Sopir pikap yang jadi korban dalam video itu lantas mengeluhkan perlakuan oknum petugas. Menurutnya, sebelum dimintai uang, ia telah menunjukkan semua surat kendaraan lengkap, termasuk STNK dan bukti uji KIR kendaraan yang diklaim masih berlaku.

“Saya sudah tunjukkan KIR yang masih hidup, tapi tadi diminta uang Rp500 ribu,” kata sopir dalam cuplikan percakapan yang terdengar dalam video. Ia juga menyebut sempat diancam akan dibawa ke pengadilan jika tidak memenuhi permintaan tersebut.

Video yang cepat menyebar itu kemudian memperlihatkan oknum petugas langsung meninggalkan lokasi setelah aksinya terrekam warga. Dokumen kendaraan yang sempat dipegang sempat dikembalikan sebelum petugas pergi.

Baca Juga  Jasa Nikah Siri Viral di TikTok, Perempuan Paling Berisiko Dirugikan

Respons Publik dan Isu Integritas Aparat

Unggahan itu memicu kritik tajam dari netizen dan masyarakat Medan yang menilai aksi tersebut sebagai praktek pungutan liar (pungli) yang merugikan warga. Banyak yang mempertanyakan integritas petugas yang semestinya bertugas menjamin tertib berlalu lintas dan keselamatan, bukan meresahkan pengendara.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan Kota Medan atau aparat penegak hukum setempat mengenai status identitas petugas yang terlihat dalam video maupun langkah penanganan kasus ini. Pihak berwenang biasanya akan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan fakta di balik video viral tersebut serta menentukan apakah tindakan itu merupakan pelanggaran pelayanan publik atau bukan. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini