Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

TikTok Matikan Fitur Live di Indonesia, Perintah Siapa?

tiktok matikan fitur live di indonesia mulai 30 agustus 2025. komdigi menegaskan keputusan tersebut murni bukan instruksi pemerintah.
TikTok matikan fitur Live di Indonesia mulai 30 Agustus 2025. Komdigi menegaskan keputusan tersebut murni bukan instruksi pemerintah.

Jakarta, Sinata.id – Pengguna TikTok di Indonesia tidak lagi dapat memanfaatkan layanan siaran langsung (Live) mulai Sabtu malam (30/8/2025). Kebijakan penghentian sementara fitur tersebut diambil langsung oleh pihak TikTok dengan alasan menjaga keamanan nasional, seiring meningkatnya eskalasi demonstrasi di berbagai daerah.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan, langkah TikTok itu bukan instruksi pemerintah, melainkan keputusan internal perusahaan. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar.

Advertisement

“Itu inisiatif TikTok. Voluntary,” ujar Alexander, Sabtu (30/8/2025). Ia menambahkan, pemerintah mengapresiasi langkah yang diambil platform tersebut demi menjaga ekosistem digital tetap kondusif.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid juga menanggapi keluhan warganet terkait dugaan pembatasan jangkauan atau shadow ban terhadap konten demonstrasi. Dalam unggahan Instagram Stories-nya, Meutya menjelaskan bahwa sebagian konten unjuk rasa justru disisipi aktivitas ilegal maupun provokatif.

Baca Juga  Salah Tulis Jadi Sorotan, Polres Siantar Klarifikasi dan Minta Maaf

“Di luar konten yang informatif, ada pula unggahan yang dimanfaatkan untuk menyelipkan perjudian dengan pemberian gift, provokasi, ajakan kekerasan, hingga seruan membakar dan membunuh,” tulis Meutya dalam akun @meutyahafid.

TikTok, melalui keterangan resminya, menyatakan keputusan menonaktifkan fitur Live di Indonesia diambil sebagai langkah antisipatif atas meningkatnya tindak kekerasan dalam aksi demonstrasi.

“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah pengamanan tambahan agar TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab. Sebagai bagian dari upaya tersebut, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok Live selama beberapa hari ke depan,” ungkap perwakilan TikTok.

Selain menonaktifkan layanan Live, perusahaan asal Tiongkok itu memastikan akan terus menindak tegas setiap konten yang melanggar Panduan Komunitas. “Kami senantiasa menghapus konten yang tidak sesuai aturan serta terus memantau situasi,” tegas juru bicara TikTok.

Baca Juga  70 Juta Anak Indonesia Dibatasi Akses Medsos Mulai 28 Maret 2026

Dengan demikian, sejak Sabtu malam (30/8/2025), seluruh pengguna TikTok di Indonesia tidak lagi bisa mengakses fitur Live hingga batas waktu yang belum ditentukan. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini