Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Simeone Pasang Tembok Tinggi, Barcelona Gigit Jari

diego simeone menegaskan atletico madrid tidak akan melepas julian alvarez ke barcelona pada 2026. striker argentina disebut vital bagi los rojiblancos.
Julian Alvarez. (Detik Sport)

Sinata.id – Harapan Barcelona tampaknya harus berakhir sebagai ilusi. Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan pernyataan keras bahwa timnya sama sekali tidak berniat melepas Alvarez.

Rumor transfer panas kembali mengguncang La Liga. Barcelona dikabarkan tengah mencari sosok pengganti Robert Lewandowski yang kontraknya kian menipis, sementara usianya juga sudah menginjak 37 tahun pada musim depan. Nama Julian Alvarez, striker muda Argentina yang kini bersinar bersama Atletico Madrid, disebut-sebut menjadi target utama.

Advertisement

Alvarez Jadi Pilar Vital Atletico

Sejak bergabung dengan Atletico Madrid, Alvarez mencatatkan performa konsisten. Musim lalu, ia mengemas 17 gol dan 9 assist di semua kompetisi, sebuah kontribusi besar bagi Los Colchoneros yang tengah berupaya menjaga persaingan di papan atas La Liga dan Liga Champions.

Baca Juga  Pedri, Lewandowski, dan Mbappé Pilih Absen dari Ajang Penghargaan Paling Bergengsi di Paris

Tak heran, Simeone begitu keras kepala mempertahankan sang striker.

“Kami tidak ingin berpisah dengan Julian. Kami harus merawatnya dengan baik dan mempertahankannya di Atletico untuk bertahun-tahun ke depan,” tegas Simeone.

Simeone bahkan menyebut Alvarez sebagai pemain terbaik yang ia miliki saat ini, serta menegaskan komitmen untuk membantu striker 25 tahun itu berkembang ke level tertinggi.

Barcelona dalam Dilema

Di sisi lain, Barcelona sebenarnya berada dalam posisi mendesak. Robert Lewandowski, yang menjadi andalan sejak 2022, tidak lagi segar seperti dulu. Statistik musim lalu menunjukkan penurunan: hanya 11 gol di La Liga, jauh dari catatan 23 gol di musim sebelumnya.

Hansi Flick disebut ingin sosok yang lebih mobile, mampu menekan lawan sejak lini depan, sekaligus punya visi permainan modern. Julian Alvarez dianggap cocok dengan kriteria itu. Namun masalah terbesar Barcelona bukan sekadar teknis, melainkan finansial.

Baca Juga  Aksi Kejar-kejaran Dramatis, Polisi dan Warga Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Deli Serdang

Hingga kini, Blaugrana masih berada dalam tekanan keuangan, terikat aturan Financial Fair Play (FFP). Sementara itu, klausul rilis Alvarez di Atletico dilaporkan mencapai lebih dari €100 juta, angka yang praktis di luar jangkauan Barcelona saat ini.

Rivalitas Atletico – Barcelona

Isu ini juga memiliki dimensi rivalitas. Hubungan transfer antara Barcelona dan Atletico Madrid kerap panas. Kita ingat bagaimana kasus Antoine Griezmann pada 2019 menimbulkan friksi panjang. Atletico menuduh Barca melakukan pendekatan ilegal sebelum klausul rilis resmi berlaku.

Kini, Simeone tentu tidak ingin mengulang kisah serupa. Dengan kontrak Alvarez yang masih panjang, Atletico berada di posisi sangat kuat untuk menolak tawaran apa pun, apalagi dari rival domestik.

Baca Juga  Chelsea Siapkan Rp900 Miliar untuk Vitor Roque, Striker Palmeiras Eks Barcelona

Misi Mustahil Barcelona

Jika ditinjau secara taktikal, Alvarez memang bisa menjadi aset berharga bagi Barcelona. Mobilitasnya tinggi, bisa bermain sebagai penyerang tengah maupun second striker, dan memiliki pressing agresif yang sesuai dengan filosofi Hansi Flick.

Namun secara realistis, transfer ini ibarat misi mustahil. Atletico punya alasan teknis (butuh Alvarez sebagai mesin gol), alasan finansial (klausul rilis tinggi), sekaligus alasan emosional (rivalitas dengan Barca).

Singkatnya, meski rumor ini terus berembus, Diego Simeone sudah menutup rapat pintu keluar untuk Alvarez. Barcelona mungkin perlu mencari alternatif lain, karena di Wanda Metropolitano, sang striker Argentina jelas bukan untuk dijual. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini