Pematangsiantar, Sinata.id – Seorang bocah berinisial KA, 7 tahun, ditemukan meninggal dunia diduga akibat tertimbun tanah di Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.
Berdasarkan keterangan Lurah Tambun Nabolon, Tri Yunita, korban dilaporkan hilang pada Rabu sore. Proses pencarian berawal dari penemuan sandal milik korban di sekitar lokasi.
“Semalam hilangnya (Rabu 31/12/2025). Kemungkinan hilangnya kemarin sore, karena ada sandalnya di situ, jadi inisiatif warga melihat ke situ,” ucapnya, melalui sambungan telepon, Kamis malam (1/1/2026).
Lanjutnya, KA diketahui sedang bersama seorang teman berinisial D, yang merupakan cucu dari Ketua RT. Jenazah korban saat ini masih berada di rumah sakit.
“Yang penting anak itu sudah dapat ya, Alhamdulillah,” ujarnya.
Terkait status lahan tempat kejadian, Tri Yunita memaparkan tanah tersebut milik perorangan dan diduga akan digunakan untuk pembangunan perumahan, meski pihak kelurahan belum mendapatkan pemberitahuan resmi.
“Itu tanah milik seseorang, itu kemungkinan memang kami belum dikasih tahu mau dibangun apa, biasanya warga ini kan tidak mau memberi tahu, setahu kami itu mau jadi perumahan,” tuturnya.
Ia menegaskan pihaknya masih melakukan penelusuran mengenai kepemilikan lahan yang sebenarnya.
“Untuk pemilik belum tahu, ini lagi dicari tahu ya,” katanya.
Menanggapi pertanyaan apakah lokasi kejadian merupakan gundukan (timbunan) tanah, ia menyangkal. Ia menjelaskan tanah di lokasi tampaknya sedang dalam proses perataan.
“Kalau gundukan tanah sih bukan ya, tapi kayaknya dia mau meratakan ya,” katanya.
Untuk proses selanjutnya, Lurah menyatakan pemakaman akan dilaksanakan pada Jumat (2/1/2026), namun waktu pastinya masih diserahkan kepada keluarga.
“Ini lagi di rumah sakit, pastinya besok untuk dikuburkan. Jam berapa kita kurang tahu, itu pihak keluarga lah,” ujarnya.
Penulis: Hendrik Nainggolan







Jadilah yang pertama berkomentar di sini