Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K •DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Ryan Gravenberch Tampil Seperti Maestro Sejak Peluit Pertama, Nilainya Melonjak 100 Juta Pounds

ryan gravenberch tampil gemilang saat liverpool kalahkan everton. michael owen menilai gelandang ini kini layak dihargai 100 juta pounds.
Ryan Gravenberch. (Goal)

Sinata.id – Di bawah sorotan lampu Anfield yang gemerlap, Liverpool kembali menegaskan dominasi mereka di Premier League dengan kemenangan tipis 2-1 atas Everton, Sabtu malam. Namun bukan hanya skor yang memikat perhatian publik, nama Ryan Gravenberch bergema paling keras di tengah riuh sorak The Kop.

Sejak peluit pertama dibunyikan, gelandang asal Belanda itu tampil seperti maestro yang mengatur tempo orkestra. Sentuhan pertamanya tajam, distribusi bolanya presisi, dan kepercayaan dirinya terlihat matang. Bahkan sebelum babak pertama berakhir, Gravenberch membuka keran gol kemenangan Liverpool, menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pengatur irama di lini tengah, melainkan motor serangan yang mematikan.

Advertisement

Michael Owen, legenda Anfield, tak ragu melontarkan pujian. Kepada Premier League Productions, Owen menyebut perkembangan pesat Gravenberch sebagai salah satu transformasi terbaik yang pernah ia lihat.

Baca Juga  Kos-kosan Jadi “Gudang Ekstasi”, Polisi Tangkap Dua Pengedar Muda

“Dia benar-benar berbakat. Dia bisa melakukan apa saja,” ujar Owen, membandingkan fleksibilitas Gravenberch dengan sosok seperti Declan Rice, yang bisa memajukan bola dan tetap memberi pengaruh besar.

Dua tahun lalu, Liverpool mendatangkan Gravenberch dari Bayern Munchen dengan harga 34,3 juta pounds. Saat itu, tak sedikit yang meragukan apakah investasi ini akan berbuah manis. Musim terakhir Jurgen Klopp bahkan sempat membuatnya kesulitan menemukan ritme. Namun di bawah asuhan Arne Slot, sang gelandang berkembang menjadi pusat kreativitas dan kekuatan fisik Liverpool, salah satu kunci gelar Premier League musim lalu.

Kini, menurut Owen, nilai pasar Gravenberch sudah melonjak hingga layak disejajarkan dengan angka 100 juta pounds.

Baca Juga  Prediksi Atletico Madrid Vs Las Palmas di La Liga Spanyol, 20 April 2025 Pukul 02.00 WIB

“Jika dia bermain di tim lain sekarang, semua orang akan mengincarnya,” kata Owen, menegaskan betapa mahalnya nilai sang pemain jika Liverpool melepaskannya ke bursa transfer.

Pernyataannya bahkan menyiratkan penyesalan di pihak Bayern, “Mereka pasti bertanya-tanya, mengapa kami melepasnya?”

Performa brilian Gravenberch malam itu bukan hanya statistik di papan skor. Ia memperlihatkan keseimbangan sempurna antara permainan bertahan dan serangan, menjadi jangkar yang menghubungkan lini belakang dengan ujung tombak.

Ketika Liverpool menekan, ia jadi pengatur aliran bola. Saat bertahan, ia tampil sebagai benteng pertama yang memutus aliran serangan Everton.

Dengan penampilan konsisten seperti ini, Gravenberch tak sekadar jadi bintang malam itu, ia telah menjelma sebagai simbol cerdasnya kebijakan transfer Liverpool.

Baca Juga  Masa Tugas Masih 3 Minggu, Pantaskah Calon Jaksa Ditugaskan Menangkap?

The Reds bukan hanya menemukan gelandang berkualitas, tetapi juga pemain yang kini dianggap salah satu yang terbaik di dunia. Dan di Anfield, penonton seolah sepakat: Ryan Gravenberch bukan lagi sekadar prospek muda, ia sudah menjadi aset emas yang nilainya tak ternilai. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini