MENU
Banner SINATA.ID
Polsek Baitussalam Komitmen Tangani Kasus Pencurian Disertai Pengancam...
WA FB

Polsek Baitussalam Komitmen Tangani Kasus Pencurian Disertai Pengancaman di Kajhu

G Editor : Gunawan Purba 15 Jun 2026 | 17:10 WIB
Polsek Baitussalam Komitmen Tangani Kasus Pencurian Disertai Pengancaman di Kajhu
Pihak Polsek Baitussalam saat lakukan olah TKP

Banda Aceh, Sinata.id – Polsek Baitussalam menegaskan komitmennya untuk menangani secara profesional kasus dugaan pencurian yang disertai pengancaman di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam peristiwa tersebut, seorang terduga pelaku mengalami putus pergelangan tangan setelah terlibat perlawanan dengan warga yang berusaha menangkapnya.

Kapolsek Baitussalam Iptu Riyan Asriyadi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 03.35 WIB.

"Polsek Baitussalam berkomitmen menindaklanjuti kasus pencurian yang disertai pengancaman ini sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Iptu Riyan.

Menurutnya, terduga pelaku berinisial BT (52), warga Gampong Kajhu, diduga memasuki pekarangan rumah milik Jafaruddin (55) dengan tujuan mencuri tabung gas elpiji dan sepeda motor.

Saat berada di dalam rumah, Jafaruddin mendengar suara mencurigakan dari arah belakang rumah. Ketika memeriksa melalui jendela, ia melihat dua orang tidak dikenal sedang beraksi.

"Satu orang terlihat mengangkat tabung gas elpiji, sementara seorang lainnya diduga sedang berupaya mencuri sepeda motor. Saat aksinya diketahui, keduanya melarikan diri dengan melompati pagar rumah," kata Kapolsek.

Jafaruddin kemudian berteriak meminta pertolongan warga dengan meneriakkan kata "maling". Teriakan tersebut mengundang warga sekitar untuk keluar rumah dan melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku.

Dalam proses pengejaran, salah seorang terduga pelaku diketahui membawa sebilah pisau dan melakukan perlawanan terhadap warga yang berusaha menghentikannya.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, warga telah beberapa kali meminta terduga pelaku menjatuhkan pisau yang dibawanya. Namun imbauan tersebut tidak diindahkan.

"Terduga pelaku justru mengejar dan menyerang warga menggunakan pisau. Dalam situasi itu, terjadi upaya pembelaan diri dari warga yang berusaha menghindari serangan," ujarnya.

Saat peristiwa berlangsung, Jafaruddin disebut mengambil sebilah parang yang tersangkut di pepohonan untuk menangkis serangan. Dalam kondisi gelap dan situasi yang menegangkan, tebasan yang dilakukan untuk menangkis serangan mengenai pergelangan tangan terduga pelaku hingga mengalami putus.

"Saudara Jafaruddin mengaku baru mengetahui tangan terduga pelaku putus setelah mendengar yang bersangkutan merintih kesakitan," jelas Iptu Riyan.

Setelah kejadian, warga segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Baitussalam. Petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi terduga pelaku ke RSUD dr. Zainoel Abidin menggunakan mobil patroli untuk mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.