Asahan, Sinata.id – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Asahan menjadi momentum penting bagi penguatan peran bidan dalam sistem pelayanan kesehatan daerah, kepengurusan PC IBI Asahan Masa Bakti 2023–2028 resmi dilantik dan dikukuhkan.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sumatera Utara berdasarkan Surat Keputusan Muscab Nomor 006/SKEP/PC IBI/AS/SK/2026 tentang penetapan Ketua dan Pengurus Harian PC IBI Kabupaten Asahan, Kamis ( 29/1/2026 )
Mewakili Bupati Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, Mohammad Azmy Ismail,, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar bidan dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
“IBI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah. Peran bidan sangat menentukan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak,” ujar Azmy
Ia menilai, dinamika dan tantangan pembangunan kesehatan saat ini semakin kompleks, sehingga menuntut bidan untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan yang berkualitas serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Bidan harus hadir dan aktif di tengah masyarakat, terutama melalui Posyandu di desa dan kelurahan. Di situlah upaya pencegahan dan penurunan angka kematian ibu serta balita bisa dilakukan secara nyata,” tegasnya.
Azmy juga menekankan agar kepengurusan PC IBI yang baru mampu menyusun program kerja yang tidak bersifat formalitas semata, namun sederhana, realistis, dan berdampak langsung, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Asahan yang religius, maju, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PC IBI Kabupaten Asahan Masa Bakti 2023–2028, Sabarhati Taringan menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar. Kami berharap dukungan seluruh anggota agar PC IBI Asahan dapat berjalan solid dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sabarhati, kekuatan organisasi terletak pada kebersamaan dan keterlibatan aktif seluruh anggota dalam mendukung program pelayanan kebidanan dan kesehatan ibu-anak.
Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sumatera Utara dalam arahannya menegaskan bahwa kepengurusan baru dituntut menjaga integritas dan komitmen organisasi.
“Sinergi yang berkelanjutan antara IBI dan pemerintah daerah adalah kunci dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Bidan harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.
Dengan pelantikan ini, PC IBI Kabupaten Asahan diharapkan mampu mengambil peran lebih konkret sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar, khususnya dalam melindungi kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Asahan. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini