Selain itu, Pemkab Nias Selatan juga mengajukan usulan resmi peningkatan status cagar budaya untuk Situs Megalitikum Tundrumbaho dan Desa Hilisimaetano agar mendapat perlindungan hukum yang lebih kuat.
Tak hanya itu, pemerintah daerah turut mengundang Menteri Kebudayaan untuk melakukan kunjungan kerja ke Desa Adat Bawomataluo di Kecamatan Fanayama.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian adat dan budaya masyarakat setempat.
Menanggapi hal itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemkab Nias Selatan dalam menjaga warisan budaya daerah.
“Kami menyambut baik inisiatif dan proposal yang disampaikan oleh Pemkab Nias Selatan. Pertemuan ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk memajukan kebudayaan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui wisata budaya,” ujar Fadli Zon.
Pemerintah pusat juga menyatakan siap memperkuat sinergi regulasi dan mendukung berbagai program pelestarian cagar budaya di Nias Selatan.
Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Nias Selatan berharap proses peningkatan status cagar budaya dapat berjalan lebih cepat. Sehingga mampu mendorong perlindungan situs bersejarah sekaligus membuka peluang pengembangan pariwisata berbasis budaya di masa depan. (SN13)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini