MENU
Banner SINATA.ID
Mengapa Umat Islam Minum Susu Putih Saat 1 Muharram? Ini Penjelasannya
WA FB

Mengapa Umat Islam Minum Susu Putih Saat 1 Muharram? Ini Penjelasannya

J Editor : Jansen Siahaan 15 Jun 2026 | 20:27 WIB
Mengapa Umat Islam Minum Susu Putih Saat 1 Muharram? Ini Penjelasannya
Tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram. (pexels)

Jakarta, Sinata.id – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, umat Muslim di berbagai daerah Indonesia memiliki beragam tradisi yang sarat makna. Salah satu tradisi yang cukup populer adalah minum susu putih pada malam pergantian tahun Hijriah.

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama, 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Namun, karena sistem penanggalan Islam menghitung pergantian hari sejak terbenamnya matahari, malam Tahun Baru Islam telah dimulai sejak Maghrib pada Senin, 15 Juni 2026.

Tradisi minum susu putih dipercaya sebagai simbol kesucian hati, kebersihan jiwa, serta harapan agar perjalanan hidup di tahun yang baru dipenuhi keberkahan dan kebaikan dari Allah SWT.

Doa Minum Susu Putih pada Malam 1 Muharram

Mengutip penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), masyarakat yang menjalankan tradisi ini dianjurkan membaca doa berikut sebelum meminum susu:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ

Latin: Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam minuman ini dan tambahkanlah keberkahan serta rezeki kepada kami.”

Doa tersebut merupakan doa yang umum dibaca ketika mengonsumsi susu sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan keberkahan kepada Allah SWT.

Waktu Pelaksanaan Tradisi Minum Susu Putih

Tradisi ini biasanya dilakukan sejak masuk waktu Maghrib hingga menjelang Subuh pada malam 1 Muharram. Dengan demikian, masyarakat yang ingin mengamalkannya dapat meminum susu putih mulai Senin malam, 15 Juni 2026, setelah Maghrib hingga sebelum Subuh pada Selasa dini hari.

Tradisi tersebut kerap dilakukan secara bersama-sama bersama keluarga, santri, maupun masyarakat sekitar sebagai bentuk syiar dan kebersamaan dalam menyambut tahun baru Islam.

Apakah Minum Susu Putih 1 Muharram Termasuk Sunnah?

Ulama kharismatik Buya Yahya menjelaskan bahwa tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram bukanlah amalan sunnah yang memiliki dalil khusus dari Rasulullah SAW.

Meski demikian, tradisi tersebut tetap diperbolehkan selama dipahami sebagai bentuk tafa’ul atau harapan akan datangnya kebaikan dari Allah SWT. Warna putih pada susu dimaknai sebagai simbol kebersihan, kesucian, dan optimisme untuk menjalani tahun yang baru dengan lebih baik.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.