Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Longsor Maut di Jalinsum Tarutung–Sipirok, 3 Orang Tewas

tim gabungan mengevakuasi kendaraan dan korban tanah longsor di desa hutabarat, kecamatan pahae julu, tapanuli utara. (foto: sinata.id)
Tim gabungan mengevakuasi kendaraan dan korban tanah longsor di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Tapanuli Utara. (Foto: Sinata.id)

Korban selamat diketahui bernama Fazar Amri (34), warga Kabupaten Tapanuli Selatan. Ia berhasil keluar meski mengalami luka-luka.

Sementara dua korban lain yang berada di dalam mobil ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terjepit di kabin kendaraan.

Advertisement

Keduanya merupakan pasangan suami istri, yakni Boy Candra Nasution (43) dan Masnibah Hasibuan (38), warga Kabupaten Labuhan Batu.

Tak hanya itu, longsor juga merenggut nyawa seorang pelajar bernama Dava Siagian (15), warga Kecamatan Simangumban, Tapanuli Utara.

Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor bersama temannya untuk pulang ke rumah.

Nahas, Dava terseret material longsor ke jurang, sementara rekannya berhasil menyelamatkan diri.

Evakuasi korban berlangsung sulit karena medan di lokasi sangat curam dan dipenuhi lumpur serta kayu yang ikut terbawa longsor.

Seluruh jenazah kemudian dibawa ke RSUD Tarutung sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Selain menelan korban jiwa, longsor juga sempat melumpuhkan arus lalu lintas di Jalinsum Tarutung–Sipirok.

Material tanah dan batang kayu menutup badan jalan sehingga kendaraan dari dua arah tidak bisa melintas.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dan PT Nusantara Hidrotama langsung mengerahkan alat berat untuk membersihkan lokasi.

Saat ini arus lalu lintas mulai kembali normal, namun masih diberlakukan sistem buka-tutup karena proses pembersihan material longsor masih berlangsung. (SN15)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini