Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Kasus Nenek Elina Memanas, Wali Kota Surabaya Ancam Bubarkan Ormas Preman

kasus nenek elina memanas, wali kota surabaya ancam bubarkan ormas preman

Sinata.id – Kasus dugaan penggusuran yang menimpa Nenek Elina memantik reaksi keras dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Orang nomor satu di Kota Pahlawan itu menegaskan tak akan memberi ruang sedikit pun bagi organisasi masyarakat yang terbukti melakukan praktik premanisme dengan mengatasnamakan ormas.

Dalam pernyataannya, Eri menegaskan proses hukum harus berjalan tanpa kompromi jika ada pihak yang bertindak sewenang-wenang. Ia bahkan menyatakan siap merekomendasikan pembubaran ormas yang terbukti melakukan aksi premanisme di Surabaya.

Advertisement

“Kalau ada yang bertindak atas nama organisasi masyarakat dan terbukti melakukan premanisme, maka proses hukum harus ditegakkan. Kami juga akan merekomendasikan pembubaran ormas tersebut,” tegas Eri, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga  Spesifikasi iPhone 17 Air Lengkap, Varian Baru dengan Layar 120Hz Super Retina XDR

Baca Juga: Profil Sherly Annavita, Influencer Muda Aceh yang Diteror Usai Bersikap Kritis Tentang Penanganan Bencana

Eri menegaskan, Pemerintah Kota Surabaya tidak ingin warganya hidup dalam rasa takut akibat praktik-praktik intimidasi. Menurutnya, segala bentuk premanisme adalah ancaman serius terhadap rasa aman masyarakat dan tidak boleh dibiarkan tumbuh.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Surabaya akan membentuk Satgas Anti-Premanisme. Satgas ini akan melibatkan unsur TNI, Polri, serta tokoh-tokoh masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus penindakan di lapangan.

Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melapor jika mengalami atau menyaksikan aksi premanisme. Setiap laporan, kata Eri, akan ditindaklanjuti secara cepat agar tidak berkembang menjadi keresahan yang lebih luas.

Baca Juga  Kanti "Happy" Rumah Masa Kecilnya Diratakan Pemko Medan

“Kami tidak ingin ada kegiatan apa pun yang meresahkan warga. Siapa pun yang melakukan premanisme, hukumnya haram di Surabaya,” ujarnya dengan nada tegas.

Eri menambahkan, Satgas Anti-Premanisme nantinya akan berkantor di lingkungan Pemkot Surabaya sebagai pusat koordinasi. Seluruh elemen, mulai dari aparat keamanan hingga perwakilan masyarakat lintas suku, akan dilibatkan demi menjaga kondusivitas kota.

“Surabaya harus aman. TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat akan bergabung. Siapa pun yang melakukan premanisme akan ditindak tegas dan disingkirkan dari kota ini,” katanya.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus Nenek Elina, Eri juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Ia mengingatkan agar tidak terjadi gesekan antarwarga yang justru dapat memperkeruh situasi.

Baca Juga  Siapa Bekingan Ferry Irwandi? Dikenal Lantang Bersuara Mengenai Berbagai Isu

 

“Mari kita saling menjaga. Kita kawal proses hukumnya sampai tuntas, agar Nenek Elina mendapatkan keadilan,” pungkasnya. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini