MENU
ADVERTISEMENT
Contoh Iklan Bawah Menu
Kapal Sepanjang 1,6 Kilometer Ini Bisa Jadi Kota Terapung Terbesar di...
WA FB

Kapal Sepanjang 1,6 Kilometer Ini Bisa Jadi Kota Terapung Terbesar di Dunia, Muat 80.000 Orang

Bayangkan sebuah kapal begitu besar hingga tidak ada satu pun pelabuhan di dunia yang mampu menampungnya.

T Editor : Tigor Munthe 16 Jun 2026 | 16:30 WIB
Kapal Sepanjang 1,6 Kilometer Ini Bisa Jadi Kota Terapung Terbesar di Dunia, Muat 80.000 Orang
Kapal sepanjang 1,6 Km muat 80.000 orang. (Foto: odditycentral)
ADVERTISEMENT
Contoh Iklan Sebelum Artikel

Jakarta, Sinata.id – Bayangkan sebuah kapal begitu besar hingga tidak ada satu pun pelabuhan di dunia yang mampu menampungnya.

Kedengarannya seperti cerita film fiksi ilmiah, tetapi proyek ambisius bernama Freedom Ship diklaim sedang dipersiapkan untuk menjadi kenyataan.

Proyek yang dipromosikan oleh Freedom Cruise Line International ini digambarkan sebagai kota terapung raksasa sepanjang hampir 1,6 kilometer, sekitar 10 kali lebih besar dibanding kapal pesiar terbesar yang beroperasi saat ini.

Yang membuat banyak orang tercengang adalah kapasitasnya. Freedom Ship dirancang untuk menampung hingga 50.000 penduduk tetap, 10.000 pengunjung, serta 20.000 staf, sehingga total penghuninya bisa mencapai 80.000 orang.

Karena ukurannya yang luar biasa besar, kapal ini bahkan tidak akan bisa berlabuh di pelabuhan mana pun. 

Penumpang nantinya harus diangkut menggunakan kapal-kapal yang lebih kecil untuk naik dan turun dari "kota terapung" tersebut.

ADVERTISEMENT
Iklan Dalam Artikel 1

Tak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, Freedom Ship dirancang layaknya sebuah kota modern yang lengkap. 

Di dalamnya akan tersedia rumah sakit, sekolah, bank, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, hingga kasino.

Pengembang bahkan ingin menarik para pengusaha untuk membuka bisnis mereka di atas kapal tersebut, seperti halnya menyewa atau membeli properti di sebuah kota biasa.

Konsep Freedom Ship sebenarnya pertama kali diperkenalkan pada tahun 1990-an oleh insinyur Amerika, Norman Nixon. 

Namun selama puluhan tahun, proyek itu tidak pernah berhasil melewati tahap perencanaan.

ADVERTISEMENT
Iklan Dalam Artikel 2

Kini, pihak pengembang mengklaim minat terhadap proyek tersebut sangat tinggi. 

Meski demikian, tantangan terbesarnya bukanlah desain, melainkan pendanaan. Untuk mewujudkan kapal raksasa ini, dibutuhkan dana lebih dari US$16 miliar atau sekitar Rp260 triliun.

Lebih mengejutkan lagi, Freedom Ship disebut-sebut kemungkinan akan menggunakan tenaga nuklir sebagai sumber energi agar mampu mengoperasikan seluruh fasilitas kota terapung tersebut selama berlayar mengelilingi dunia.

Jika proyek ini benar-benar terwujud, Freedom Ship berpotensi menjadi salah satu proyek maritim paling spektakuler dalam sejarah manusia. 

Namun hingga saat ini, banyak pihak masih mempertanyakan apakah "kota terapung" raksasa tersebut akan benar-benar berlayar atau hanya menjadi mimpi ambisius yang kembali tertunda. (A08)

ADVERTISEMENT
Iklan Setelah Artikel
ADVERTISEMENT
Iklan Setelah Berita Terkait

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.