MENU
Banner SINATA.ID
Indonesia Masuk Peringkat Kedua Negara dengan Warga yang Belum Pernah...
WA FB
Berita

Indonesia Masuk Peringkat Kedua Negara dengan Warga yang Belum Pernah ke Luar Negeri

Indonesia menempati peringkat kedua dalam daftar negara dengan persentase warga yang belum pernah bepergian ke luar negeri.

T Editor : Tigor Munthe | 14 Jun 2026 | 21:29 WIB
Indonesia Masuk Peringkat Kedua Negara dengan Warga yang Belum Pernah ke Luar Negeri
Perjalanan ke luar negeri. (Foto: Ist)

JAKARTA, Sinata.id – Indonesia menempati peringkat kedua dalam daftar negara dengan persentase warga yang belum pernah bepergian ke luar negeri. Data tersebut berasal dari survei terbaru yang dilakukan oleh Pew Research Center di 24 negara.

Dalam infografik yang diunggah CNBC Indonesia di akun Instagram, sebanyak 92 persen warga Indonesia mengaku belum pernah melakukan perjalanan ke luar negeri. 

Angka tersebut hanya berada di bawah India yang mencatat persentase tertinggi, yakni 95 persen. Sementara itu, Nigeria berada di posisi ketiga dengan 90 persen, disusul Brasil 87 persen dan Meksiko 79 persen.

Beberapa negara lain yang masuk dalam daftar antara lain Afrika Selatan (77 persen), Kenya (72 persen), Argentina (64 persen), Jepang (34 persen), Polandia (32 persen), dan Amerika Serikat (23 persen).

Menurut Pew Research Center, tingginya jumlah warga yang belum pernah bepergian ke luar negeri banyak ditemukan di negara-negara berkembang. 

Infografis. (Foto: CNBC Indonesia)
Infografis. (Foto: CNBC Indonesia)

Salah satu faktor utama adalah biaya perjalanan internasional yang masih dianggap sebagai pengeluaran besar sehingga belum menjadi bagian dari kebutuhan atau aktivitas rutin masyarakat.

Di Indonesia sendiri, berbagai faktor seperti biaya transportasi, pengurusan dokumen perjalanan, hingga kondisi geografis sebagai negara kepulauan turut memengaruhi rendahnya tingkat perjalanan ke luar negeri. 

Selain itu, banyak masyarakat yang lebih memilih melakukan perjalanan domestik karena Indonesia memiliki beragam destinasi wisata yang dapat dijangkau tanpa harus meninggalkan negara.

Meski demikian, meningkatnya konektivitas penerbangan internasional, pertumbuhan kelas menengah, serta kemudahan akses informasi dan layanan perjalanan diperkirakan akan mendorong lebih banyak warga Indonesia untuk melakukan perjalanan ke luar negeri pada masa mendatang.

Data ini sekaligus menunjukkan adanya kesenjangan akses mobilitas global antara negara maju dan berkembang, di mana perjalanan lintas negara masih menjadi pengalaman yang belum dirasakan oleh sebagian besar masyarakat di sejumlah negara. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.