Info Market CPO
πŸ—“ Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Dermaga Jetty Situngkir Samosir Terbengkalai, Kadis Budpar Bungkam

dermaga jetty situngkir samosir terbengkalai, kadis budpar bungkam
Tampak lokasi Dermaga Jetty di Desa Situngkir, Kecamatan Pangururan, terbengkalai.

Samosir, Sinata.id- Kondisi Dermaga Jetty di Desa Situngkir, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, kini memprihatinkan. Fasilitas yang dulu dibangun sebagai penunjang wisata air itu tampak terbengkalai dan tidak terurus.

Pantauan Mistar di lapangan menunjukkan area sekitar dermaga kini dipenuhi semak belukar, beberapa bagian konstruksi tampak rusak, bahkan kerbau terlihat bebas berkeliaran di lokasi tersebut.

Advertisement

Pemandangan ini sangat kontras dengan citra Samosir sebagai kawasan wisata unggulan Danau Toba, yang selama ini digadang-gadang sebagai destinasi super prioritas nasional.

Dermaga Jetty Situngkir awalnya dibangun untuk mendukung aktivitas wisata air di Pangururan, namun kini justru menimbulkan tanda tanya besar terkait pengelolaan aset publik dan tanggung jawab pemerintah daerah.
Untuk mendapatkan penjelasan resmi, Mistar telah menghubungi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho, melalui pesan WhatsApp, Minggu (12/10/2025).

Baca Juga  BPJS Ketenagakerjaan dan Disdik Gorontalo Sepakati Kerja Sama Perlindungan Sosial bagi Tenaga

Dalam pesan tersebut, menanyakan status aset dermaga, penyebab terbengkalai, keberadaan pengelola, hingga rencana revitalisasi serta data Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2024.

Namun hingga berita ini dikirim ke redaksi, Tetty belum memberikan tanggapan.

Sikap diam tersebut membuat publik bertanya-tanya mengenai keseriusan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menjaga aset pariwisata yang dibangun dari uang rakyat.

Beberapa warga mengaku prihatin melihat kondisi dermaga yang dibiarkan rusak.

β€œSayang sekali kalau dibiarkan. Dulu dermaga ini sempat ramai, tapi sekarang malah jadi tempat kerbau lewat,” ujar M. Sihaloho (45), warga Situngkir yang ditemui di lokasi.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perawatan atau revitalisasi Dermaga Jetty Situngkir, agar fasilitas ini kembali memberi manfaat bagi masyarakat dan wisatawan.

Baca Juga  Haru dan Khidmat, 26 Calon Haji Asahan Dilepas Lewat Doa Bersama di Aek Loba

Sementara itu, pengamat pariwisata lokal menilai banyak fasilitas wisata di Samosir yang dibiarkan rusak tanpa perawatan. Kondisi ini dinilai bisa menurunkan citra Samosir sebagai salah satu destinasi utama di kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai destinasi super prioritas nasional. (A1)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini