JAKARTA, Sinata.id – Piala Dunia bukan hanya panggung untuk mengangkat trofi juara.
Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu juga menjadi arena lahirnya para predator gol yang namanya dikenang sepanjang masa.
Dalam enam edisi terakhir Piala Dunia, sederet penyerang kelas dunia berhasil merebut Sepatu Emas berkat ketajamannya di depan gawang.
Dari Ronaldo Nazario yang membawa Brasil berjaya pada 2002 hingga Kylian Mbappé yang menggila di Qatar 2022, semuanya meninggalkan jejak sejarah yang sulit dilupakan.
Menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, publik kembali menantikan siapa pemain yang akan menjadi mesin gol paling mematikan di turnamen tersebut.
Ronaldo, Raja Gol yang Antar Brasil Juara
Pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, Ronaldo tampil luar biasa bersama Brasil.
Striker berjuluk “O Fenômeno” itu mencetak delapan gol dan membawa Selecao meraih gelar juara dunia kelima mereka.
Dua golnya di final melawan Jerman menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
Klose dan Müller Jaga Tradisi Jerman
Empat tahun kemudian, giliran Miroslav Klose yang menjadi top skor Piala Dunia 2006 dengan lima gol.
Meski Jerman gagal menjadi juara, ketajaman Klose menjadi awal dari catatan luar biasanya di turnamen tersebut.
Klose kemudian menorehkan sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan total 16 gol.
Pada 2010, Jerman kembali melahirkan predator baru lewat Thomas Müller.
Saat masih berusia 20 tahun, Müller mencetak lima gol dan langsung merebut Sepatu Emas dalam debutnya di Piala Dunia.
James Rodriguez, Kejutan dari Kolombia
Piala Dunia 2014 menghadirkan cerita berbeda. James Rodríguez tampil sensasional bersama Kolombia dan mencetak enam gol.
Meski Kolombia hanya mencapai perempat final, gol spektakulernya ke gawang Uruguay dinobatkan sebagai gol terbaik turnamen.
Penampilan gemilang itu pula yang mengantarkannya bergabung dengan Real Madrid.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini