Batu Bara, Sinata.id – Sebanyak 29 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Kabupaten Batu Bara, mengikuti ujian akhir pendidikan kesetaraan yang mencakup Paket A setara SD, Paket B setara SMP, hingga Paket C setara SMA.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan pendidikan yang rutin dilaksanakan di lingkungan Lapas sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan.
Dari total peserta, 4 orang mengikuti Paket A, 7 orang Paket B, serta 18 orang lainnya mengikuti Paket C yang terdiri dari 12 pria dan 6 wanita.
Pelaksanaan ujian digelar selama dua hari, yakni 10–11 Juni 2026, bekerja sama dengan PKBM Amanah Al Washliyah Indrapura dan berlangsung di ruang belajar Lapas Labuhan Ruku.
Kepala Lapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, mengatakan bahwa pelaksanaan ujian berlangsung di bawah pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara serta tenaga pendidik dari PKBM terkait.
Menurutnya, ujian ini menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur capaian pembelajaran warga binaan selama mengikuti program pendidikan kesetaraan.
Hamdi menegaskan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan di Lapas. Melalui program ini, warga binaan diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat setelah bebas nanti.
“Kami berharap ijazah yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi mereka untuk kembali ke masyarakat secara mandiri, produktif, dan berdaya saing,” paparnya, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Lapas Labuhan Ruku tidak hanya berfokus pada pembinaan keamanan, tetapi juga memberikan perhatian pada aspek pendidikan sebagai sarana perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup warga binaan. (SN26)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.