Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti praktik pinjaman berbunga tinggi yang masih membebani banyak keluarga, terutama kaum ibu.
“Jangan lagi terjebak pinjaman berbunga tinggi yang memberatkan. Manfaatkan fasilitas pembiayaan resmi yang lebih ringan dan dapat digunakan untuk kegiatan usaha produktif,” tegasnya.
Gus Irawan turut meminta aparatur desa memastikan seluruh bantuan sosial dan program pemerintah disalurkan secara objektif, transparan, dan tepat sasaran agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
Di akhir sambutannya, ia mengajak masyarakat mendukung percepatan operasional PLTA Batang Toru yang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui peningkatan pendapatan daerah dan terbukanya peluang usaha baru.
Pada kegiatan tersebut, Baznas Tapsel juga menyerahkan santunan kepada 20 mustahik. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp350 ribu.
Pengajian Akbar BKMT Kecamatan Batang Toru kemudian ditutup dengan doa bersama dan harapan agar program pembangunan serta pemulihan ekonomi daerah dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (SN18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.