Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Religi

Belajar Hidup Dipimpin Roh Kudus dalam Kehidupan Sehari-hari

belajar hidup dipimpin roh kudus dalam kehidupan sehari-hari
PS Dion Panomban. (sinata)

Oleh: PS Dion Panomban

Kehidupan orang percaya tidak terlepas dari tuntunan Roh Kudus. Dalam saat teduh Abba Home Family pada Senin, 30 Maret, umat diajak untuk semakin memahami bagaimana hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga mampu mengerti kehendak Tuhan, cara Tuhan bekerja, serta waktu Tuhan yang sempurna.

Advertisement

Pembacaan Alkitab diambil dari Kisah Para Rasul 20:21–27, yang menggambarkan keteguhan iman Rasul Paulus dalam menjalani panggilan hidupnya, sekalipun harus menghadapi penderitaan.

Pribadi Paulus: Setia, Berani, dan Bertanggung Jawab

Dalam ayat 21–27, Rasul Paulus digambarkan sebagai pribadi yang memiliki komitmen kuat terhadap panggilan Tuhan. Ia tanpa membedakan latar belakang, baik orang Yahudi maupun Yunani, terus bersaksi agar mereka bertobat dan percaya kepada Yesus Kristus.

Paulus juga menunjukkan keberanian iman yang luar biasa. Ia tidak menghindari risiko, bahkan menyadari bahwa penderitaan dan penjara menantinya. Namun demikian, hal itu tidak menggoyahkan kesetiaannya dalam melayani Tuhan.

Baca Juga  Makna Doa Nabi Habakuk: Iman yang Tidak Tergantung Keadaan

Lebih dari itu, Paulus adalah pribadi yang bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah, sehingga ia merasa “bersih” dari tanggung jawab atas keselamatan orang lain.

Penyataan Roh Kudus: Penderitaan yang Menanti

Dalam ayat 23, Roh Kudus secara jelas menyatakan kepada Paulus bahwa ia akan menghadapi penjara dan berbagai kesengsaraan. Hal ini menunjukkan bahwa hidup dalam tuntunan Roh Kudus bukan berarti bebas dari masalah, melainkan dipersiapkan untuk tetap setia di tengah tantangan.

Tuntunan Roh Kudus: Mengarahkan Langkah Paulus

Ayat 22 menjelaskan bahwa Paulus pergi ke Yerusalem sebagai “tawanan Roh”. Artinya, ia sepenuhnya menyerahkan hidupnya untuk dipimpin oleh Roh Kudus, meskipun ia tidak mengetahui secara detail apa yang akan terjadi di depan.

Baca Juga  Makna Hidup Dipimpin Roh Kudus: Renungan Efesus 5:1–5 untuk Kehidupan Kristen Sehari-hari

Hal ini menjadi teladan bahwa ketaatan kepada Tuhan tidak selalu disertai kepastian manusiawi, tetapi membutuhkan iman dan penyerahan total.

belajar hidup dipimpin roh kudus dalam kehidupan sehari-hari
Foto ilustrasi. (istimewa))

Sikap Paulus: Mengutamakan Panggilan di Atas Segalanya

Dalam ayat 24, Paulus menunjukkan sikap yang luar biasa. Ia tidak menganggap nyawanya sebagai sesuatu yang harus dipertahankan, selama ia dapat menyelesaikan tugas pelayanan yang dipercayakan Tuhan kepadanya.

Fokus utamanya adalah menyelesaikan “garis akhir” pelayanan, yaitu memberitakan Injil kasih karunia Allah. Hal ini mencerminkan kehidupan yang berorientasi pada tujuan ilahi, bukan kepentingan pribadi.

Tanggung Jawab Paulus dalam Memberitakan Injil

Paulus menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesungguhan. Ia tidak setengah-setengah dalam menyampaikan kabar baik, melainkan memberitakan seluruh kebenaran Allah tanpa mengurangi atau menambahinya.

Baca Juga  Jangan Sesat, Apa yang Kita Tabur Itu Juga yang Kita Tuai

Dedikasi ini menjadi contoh bagi setiap orang percaya untuk setia dalam panggilan, apa pun bentuk pelayanan yang dipercayakan Tuhan.

Refleksi Iman: Hidup dalam Kehendak, Cara, dan Waktu Tuhan

Dari perenungan ini, umat diajak untuk memahami bahwa hidup dalam pimpinan Roh Kudus mencakup tiga hal utama:

Mengerti kehendak Tuhan

Mengerti cara Tuhan bekerja

Mengerti waktu Tuhan yang sempurna

Ketiganya tidak selalu mudah dipahami secara instan, tetapi akan dinyatakan seiring ketaatan dan kesetiaan dalam berjalan bersama Tuhan.

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4:13)

Kiranya setiap langkah hidup kita tidak lagi dikendalikan oleh kehendak sendiri, melainkan sepenuhnya dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga kita mampu menyelesaikan panggilan Tuhan dengan setia sampai garis akhir. Tuhan memberkati. (A27)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini