Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Simpang Rambung Merah, Empat Remaja Diamankan

polisi gagalkan aksi tawuran di simpang rambung merah, empat remaja diamankan
Pelajar yang diamankan kepolisian. (foto: ist)

Pematangsiantar, Sinata.id – Upaya tawuran di Jalan Medan, Simpang Rambung Merah, digagalkan Tim Khusus (Timsus) Dayok Mirah Polres Pematangsiantar pada Jumat malam (29/8/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Aksi cepat aparat berawal dari laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 Polres Pematangsiantar.

Advertisement

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada tim patroli Timsus Dayok Mirah yang saat itu sedang melaksanakan pengamanan rutin untuk mengantisipasi aksi tawuran, geng motor, hingga penggunaan knalpot bising di wilayah kota.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati sekelompok remaja tengah berkumpul sambil memegang balok kayu, bambu, serta pipa kecil yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

Polisi langsung bertindak dengan mengamankan empat remaja berikut barang bukti ke Markas Polres Pematangsiantar.

Baca Juga  Badan Kehormatan DPRD Tak Bertindak, EK-LMND: Ini Pengkhianatan

Setelah didata dan diberikan pembinaan, para remaja tersebut akhirnya dipulangkan kepada orang tua masing-masing karena tidak ditemukan barang bukti berupa senjata tajam.“Keempat remaja itu sudah diberikan pembinaan dan dikembalikan ke orang tua mereka,” ujar PS Kasi Humas, Iptu Agustina Triyadewi, Sabtu (30/9/2025)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini