Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
NewsSimalungun

Kejagung Turun ke Kejari Simalungun, Usut Penugasan Calon Jaksa Reynanda yang Tewas Tenggelam

kejagung turun ke kejari simalungun, usut penugasan calon jaksa reynanda yang tewas tenggelam
Kantor Kejari Simalungun. ist

Simalungun, Sinata.id – Kejaksaan Negeri Simalungun mengonfirmasi Kejaksaan Agung (Kejagung) RI turun gunung menangani perkara kematian almarhum Reynanda Primta Ginting, calon jaksa yang gugur saat bertugas. Reynanda tewas tenggelam di Sungai Asahan saat mengejar Kardianto, seorang kepala desa yang kabur untuk diamankan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Simalungun Edison Sumitro Situmorang, Senin (4/8/2025), menerangkan bahwa pemeriksaan Kejagung mengenai prosedur penugasan jaksa muda itu dari Kepala Seksi Pidana Khusus Tengku Reza. Hasilnya, Kejagung tidak menemukan kesalahan dalam penugasan almarhum.

Advertisement

“Dalam pemeriksaan Kapuspenkum Kejagung RI terkait administrasi atau surat tugas yang dikeluarkan oleh Kasi Pidsus Kejari Simalungun dengan melibatkan seorang jaksa baru bahwa tidak menemukan kesalahan akan hal tersebut,” ujarnya dihubung Sinata.id, Senin (4/8/2025).

Baca Juga  Kecelakaan Maut di Jalan Medan: Sulaiman Hadi Pane Tewas, Sopir Isuzu Elf Diperiksa Polisi

Edison mengungkapkan alasan pihaknya mengikutsertakan Reynanda untuk membawa paksa Kardianto yang terseret kasus korupsi Dana Desa. Salah satunya ialah keterbatasan jumlah personel kejaksaan.

“Keikutsertaan almarhum sebagai jaksa baru dalam menjalankan tugas penangkapan itu diakibatkan kurangnya anggota di jajaran Pidana Khusus Kejaksaan Simalungun,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan Kejagung terkait gugurnya Reynanda Ginting disampaikannya murni karena kecelakaan. “Penyebab meninggalnya almarhum murni karena kecelakaan saat menjalankan tugas,” tuturnya.

Pasca gugurnya Reynanda, Edison menambahkan, almarhum telah diberhentikan secara hormat dari sebagai jaksa sesuai dengan Pasal 12 huruf d Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan RI.

Reynanda dan Warga Sipil Tewas Terseret Arus Sungai

Baca Juga  Keji! Usai Pesta Sopi di Tempat Duka, Suami Tega Habisi Keluarga Sendiri

Tragedi tersebut terjadi pada Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 18.00 WIB di Sungai Asahan, tepat di sekitar Kafe KPPS, Jalan HM Yamin, Kecamatan Kota Kisaran, Kabupaten Asahan.

Peritsiwa bermula saat Tim Kejari Simalungun hendak mengamankan Pangulu (Kepala Desa) Nagori Banjar Hulu, Kardianto, serta Bendahara Nagori, Bambang Surya Siregar. Keduanya terseret kasus korupsi Dana Desa sebesar Rp400 juta.

Situasi berubah ketika Kardianto secara tiba-tiba melompat ke Sungai Silau dalam upaya melarikan diri. Karena tidak bisa berenang, ia hampir tenggelam. Melihat kejadian itu, M Safari Siregar, warga sipil yang berada di lokasi secara spontan melompat ke sungai untuk menolong.

Setelah Kardianto berhasil diselamatkan, Safari justru terseret arus dan menghilang. Dalam upaya penyelamatan lanjutan, Reynanda Primta Ginting, juga ikut melompat ke sungai.

Baca Juga  Rumah Kosong Dibongkar Siang Bolong, Dua Buruh Bangunan Dibekuk di Pancur Batu

Namun nahas, Reynanda pun terseret arus dan baru ditemukan dalam kondisi meninggal pada keesokan harinya, Kamis (3/7/2025). Sedangkan jasad Safari ditemukan tiga hari kemudian. (SN13)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini