Jakarta, Sinata.id – Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru tim untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Perkenalan pelatih asal Korea Selatan tersebut digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026).
Shin menggantikan Mauricio Souza yang meninggalkan Macan Kemayoran setelah berakhirnya kompetisi musim 2025/2026. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dikabarkan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama Persija.
Dalam konferensi pers, Shin didampingi Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, serta Jeong Seok-seo atau Jeje yang bertindak sebagai penerjemah.
Shin mengaku tidak asing dengan Persija maupun atmosfer sepak bola Indonesia. Selama lima tahun menangani Timnas Indonesia pada periode 2020 hingga 2025, ia kerap merasakan atmosfer pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno maupun JIS.
Usung Filosofi Sepak Bola Menyerang
Dalam kesempatan tersebut, Shin menegaskan bahwa dirinya ingin membawa Persija tampil dengan gaya bermain yang lebih cepat, agresif, dan menyerang.
Menurutnya, pendekatan yang diterapkan bersama Timnas Indonesia sebelumnya berbeda karena harus menyesuaikan kualitas lawan yang dihadapi di level internasional.
“Filosofi saya adalah sepak bola menyerang, bukan bertahan. Saat menangani Timnas Indonesia, kami sering menghadapi lawan yang lebih kuat sehingga harus bermain lebih defensif. Di liga, situasinya berbeda,” ujarnya.
Ia menambahkan akan berdiskusi dengan manajemen terkait kebutuhan pemain, termasuk pemain asing, guna mendukung penerapan filosofi permainan yang diinginkannya.
“Kami ingin membangun permainan yang lebih baik, cepat, agresif, dan menyerang,” katanya.
Fokus Kembangkan Pemain Muda
Selain meningkatkan performa tim utama, Shin juga akan memberi perhatian khusus terhadap pengembangan pemain muda Persija.
Presiden Persija, Mohammad Prapanca, mengatakan salah satu alasan utama menunjuk Shin Tae-yong adalah rekam jejaknya dalam membina talenta muda dan membangun fondasi jangka panjang klub.
“Shin akan membantu perkembangan infrastruktur pemain muda dan mempercepat proses pembinaan pemain muda Persija dalam tiga tahun ke depan,” ujar Prapanca.
Manajemen berharap kehadiran Shin Tae-yong menjadi momentum kebangkitan Persija untuk kembali bersaing di papan atas kompetisi sekaligus melahirkan lebih banyak pemain muda berkualitas bagi sepak bola Indonesia.
Sebelumnya, rumor kedatangan Shin ke Persija sudah beredar luas di media sosial. Nama pelatih berusia 57 tahun itu bahkan ramai disebut oleh pendukung Macan Kemayoran sebelum pengumuman resmi dilakukan.
Kini, harapan besar bertumpu di pundak Shin Tae-yong untuk membawa Persija kembali meraih prestasi dan tampil kompetitif pada musim mendatang. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini