Dairi, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menyambut hangat kepulangan 17 jemaah haji asal Kabupaten Dairi yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Acara penyambutan berlangsung di Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup), Wahyu Daniel Sagala, dan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi, Lintong Vickner Sinaga, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup Wahyu menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Atas nama pribadi dan Pemkab Dairi, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada Bapak dan Ibu jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” ujarnya.
Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah sekaligus panggilan mulia yang tidak dapat dirasakan oleh semua umat Muslim. Karena itu, para jemaah diharapkan mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Bapak dan Ibu telah melalui seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan hati. Kami berharap nilai-nilai tersebut terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Wabup juga berharap para jemaah haji dapat menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat, baik melalui sikap, perilaku, maupun kontribusi sosial. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat Kabupaten Dairi.
Menurutnya, peran jemaah haji sangat penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan religius di tengah masyarakat.
Pada kesempatan itu, Pemkab Dairi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari petugas haji, tenaga kesehatan, pembimbing manasik, panitia, hingga seluruh unsur pendukung yang telah bekerja sejak tahap persiapan, pemberangkatan, pendampingan, hingga kepulangan jemaah.
Pemkab Dairi juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
“Apabila dalam proses pelayanan, baik pada tahap persiapan, pemberangkatan, maupun kepulangan jemaah haji masih terdapat kekurangan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Wahyu.
Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan agar ibadah haji yang telah dijalankan membawa keberkahan bagi para jemaah, keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Dairi secara keseluruhan. (SN21)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini