Jakarta, Sinata.id – Final Piala FA 2026 akan mempertemukan dua raksasa Liga Inggris, Manchester City dan Chelsea, di Stadion Wembley, Sabtu (16/5/2026) pukul 21.00 WIB.
Laga ini dipandang sangat penting bagi kedua tim setelah menjalani musim yang bertolak belakang.
City masih menjaga peluang tipis dalam perburuan gelar Liga Inggris dan telah mengamankan trofi Carabao Cup musim ini.
Sementara Chelsea justru terpuruk di papan tengah Premier League dan kembali menghadapi ketidakpastian kursi pelatih.
Tutup Era Guardiola dengan Gelar
Dari kubu City, sorotan tertuju pada masa depan pelatih Pep Guardiola.
Muncul spekulasi bahwa Guardiola akan mengakhiri kebersamaannya dengan City setelah 10 tahun melatih di Etihad Stadium.
Jika benar, maka final Piala FA melawan Chelsea bisa menjadi kesempatan terakhir Guardiola menambah koleksi trofinya bersama The Citizens.
Guardiola sebelumnya sudah mempersembahkan Carabao Cup musim ini usai mengalahkan Arsenal. Kini, ia memburu gelar ganda domestik.
Hal itu terlihat saat Guardiola mengistirahatkan sejumlah pemain kunci seperti Erling Haaland, Rayan Cherki, dan Jérémy Doku saat City menang 3-0 atas Crystal Palace pada Rabu lalu.
Ketiganya diperkirakan kembali menjadi starter di Wembley.
Selain memburu trofi, final ini juga dianggap penting untuk membangun mental juara generasi baru City yang kini diperkuat pemain-pemain seperti Nico O’Reilly, Marc Guéhi, Antoine Semenyo, dan Gianluigi Donnarumma.
“Di klub ini selalu ada rasa lapar untuk menang. Setelah musim lalu gagal meraih trofi, kami ingin bangkit lagi,” kata O’Reilly kepada ESPN.
Meski Guardiola masih memiliki kontrak satu musim lagi, sebagian internal klub disebut mulai bersiap menghadapi kemungkinan pergantian pelatih.
Nama mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, bahkan dikaitkan sebagai calon pengganti.
Chelsea Berharap Selamatkan Musim
Di sisi lain, Chelsea datang ke final dengan kondisi penuh tekanan.
Musim The Blues berjalan kacau. Mereka berganti tiga pelatih, tersingkir lebih awal dari Liga Champions, mengalami enam kekalahan beruntun di liga untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, dan kini tertahan di peringkat kesembilan klasemen.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini