Pematangsiantar, Sinata.id – Musyawarah Pemuda/KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kota Pematangsiantar ke XIV Tahun 2026 di Convention Hall, Sabtu (9/5/2026), diwarnai kericuhan.
Komandan Brigade (Dan Brigade) DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar, Purwadi Saputra Saragih alias Pubay dianiaya sejumlah orang yang tak dikenalnya di arena Musda Pemuda Kota Pematangsiantar.
Tidak terima, Pubay pun melaporkan peristiwa penganiayaan yang ia alami di arena Musda KNPI Pematangsiantar ke Polres Pematangsiantar.
Laporan Pubay terekam dalam Laporan Polisi Nomor: LP/8/209///2026/SPKT/POLRES PEMATANG SIANTAR tanggal 09 Mei 2026, sebagaimana tercantum dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nornor STTLP/B/269/V/2026/SPKT/POLRES PEMATANGSIANTAR.
Ditemui di salah satu kafe yang ada di Jalan Melati Kota Pematangsiantar, Pubay mengatakan kalau ia dikeroyok oleh sejumlah pria yang tidak ia kenal.
Namun ia menyebut, sejumlah pria yang menganiaya dirinya mengenakan tanda pengenal Panitia Musda KNPI Kota Pematangsiantar ke XIV.
Katanya, ia dianiaya dengan cara dipukul dan dicakar. Akibatnya, Pubay alami luka berdarah pada bagian hidung dan luka gores bekas cakaran di bagian dada.
Pubay berharap, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak segera menuntaskan kasus penganiyaan yang ia alami. “Agar secepatnya diusut tuntas,” tandasnya.
Sementara itu, pada Musda KNPI Kota Pematangsiantar ke XIV, sempat muncul dua nama bakal calon Ketua KNPI Kota Pematangsiantar periode 2026-2029.
Kedua bakal calon yang muncul itu adalah Arif Harahap yang kemudian mengklaim sebagai Ketua KNPI Pematangsiantar periode 2026-2029 terpilih.
Sedangkan bakal calon lainnya adalah Irham Taufik Hasibuan, yang juga Sekretaris DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar. (A18)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini