Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

“Uang Pengamanan” Pemasangan Tiang Internet, Kasatpol PP Pematangsiantar Terseret Isu Terima Rp40 Juta

“uang pengamanan” pemasangan tiang internet, kasatpol pp pematangsiantar terseret isu terima rp40 juta
Kantor Satpol PP Pematansiantar. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Kota Pematangsiantar kembali diwarnai isu dugaan praktik tidak transparan dalam proses pemasangan tiang dan jaringan internet oleh provider Link Net dan Republik Wifi.

Nama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pematangsiantar, Hasudungan Hutajulu, turut terseret dalam isu dugaan adanya aliran dana sebesar Rp40 juta yang disebut sebagai “uang pengamanan” dan pengawasan kegiatan pemasangan tiang internet di sejumlah wilayah kota.

Advertisement

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemasangan tiang internet di kawasan Mekar Nauli dan Marihat dikabarkan telah rampung. Sementara itu, pengerjaan di wilayah Siantar Sitalasari masih berlangsung, sedangkan pemasangan kabel di Kecamatan Siantar Utara disebut belum selesai sepenuhnya.

Baca Juga  Kantor Satpol PP Pematangsiantar Disorot, Plafon Dipenuhi Sarang Laba-Laba

Di tengah proses pengerjaan tersebut, muncul dugaan adanya oknum yang bermain dalam proyek pemasangan jaringan internet tersebut. Seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya mengaku mengetahui adanya dugaan aliran dana kepada pihak tertentu.

“Sihutapea itu ada main, jadi sudah dapat Rp40 juta Kasatpol PP, karena mereka bagian pengawasannya,” ujar sumber tersebut.

Pernyataan itu langsung memicu perhatian publik. Pasalnya, pemasangan tiang dan kabel internet di sejumlah titik di Kota Pematangsiantar belakangan menjadi sorotan masyarakat, terutama terkait persoalan izin, estetika kota, dan pengawasan dari pemerintah daerah.

Menanggapi tudingan tersebut, Hasudungan membantah keras adanya penerimaan uang sebagaimana yang dituduhkan.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Hasudungan menegaskan dirinya tidak pernah menerima uang dari pihak pemasang jaringan internet.

Baca Juga  Besi Diduga Digelapkan, Proyek Drainase di Jalan Bah Tongguran Siantar Utara Buat Warga Geram

“Mana mungkin ada saya ambil uang. Saya saja tidak kenal siapa mereka yang memasang tiang dan kabel internet itu,” tegas Hasudungan, Jumat (8/5/2026).

Meski telah dibantah, isu dugaan “uang pengamanan” tersebut diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik. Sejumlah kalangan meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum melakukan penelusuran guna memastikan proses pemasangan jaringan internet berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat.

Masyarakat juga berharap adanya transparansi terkait izin pemasangan tiang internet serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengawasan di lapangan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik. (SN10)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini