Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Kepsek SMPN 2 Tarutung Fasilitasi Mediasi Guru dan Media Terkait Isu THR TPG

kepsek smpn 2 tarutung fasilitasi mediasi guru dan media terkait isu thr tpg
Kepala SMP Negeri 2 Tarutung, Daniel Simanjuntak, memimpin proses mediasi. (istimewa)

Tapanuli Utara, Sinata.id – Kepala SMP Negeri 2 Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Daniel Simanjuntak, mengambil langkah mediasi antara pihak sekolah dan media terkait isu pengumpulan uang “terima kasih” THR TPG yang menyeret salah satu guru agama berinisial S.B.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab dan kepemimpinan dalam melindungi serta mengayomi tenaga pendidik dari dampak pemberitaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Advertisement

Mediasi berlangsung di ruang kerja kepala sekolah (kepsek), pada Selasa (21/4/2026) dan dihadiri oleh pihak media serta guru yang bersangkutan.

Dalam pertemuan tersebut, Daniel berharap persoalan yang berkembang dapat menjadi jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Saya berharap isu yang berkembang dapat diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan. Sebagai kepala sekolah, saya sangat menyayangkan jika informasi yang belum tentu benar justru berdampak pada kenyamanan guru dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Tapteng Dukung Relokasi Lapas Kelas III Barus ke Lokasi Baru yang Lebih Layak

Ia juga meminta media untuk menyajikan informasi secara cermat, berimbang, dan akurat sesuai fakta di lapangan.

Sementara itu, guru agama S.B membantah dirinya sebagai pemegang kas uang “terima kasih” THR TPG yang disebut-sebut dikumpulkan dari guru agama tingkat SD dan SMP se-Taput.

Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya menerima titipan dari beberapa rekan guru agama di wilayah Kecamatan Tarutung dan Adiankoting.

“Saya tidak pernah menjadi pemegang kas. Hanya ada beberapa rekan dari Tarutung dan Adiankoting yang menitipkan uang tersebut kepada saya,” jelasnya.

S.B juga menyebut bahwa pengumpulan dana diduga dilakukan oleh koordinator di masing-masing kecamatan, dan sebagian dana diserahkan kepada guru lain berinisial E.P yang bertugas di SMP Negeri 1 Siatasbarita.

Baca Juga  Babinsa Koramil Tanah Jawa Dukung Uji Coba Infrastruktur Jalan di Nagori Bayu Bagasan

Lebih lanjut, S.B menegaskan bahwa dana yang sempat terkumpul telah dikembalikan kepada masing-masing guru melalui koordinator kecamatan.

“Uang yang sempat terkumpul sudah kami kembalikan kepada masing-masing guru. Saat ini tidak ada lagi dana yang saya pegang,” tegasnya.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut apabila diperlukan.

S.B mengapresiasi langkah kepsek yang telah memfasilitasi pertemuan dengan media guna meluruskan informasi yang beredar.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada media atas keterlambatan dalam memberikan tanggapan sebelumnya.

“Saya berterima kasih kepada kepala sekolah yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Saya juga mohon maaf kepada rekan-rekan media atas keterlambatan dalam merespons konfirmasi,” ujarnya.

Baca Juga  Wabup Taput Hadiri Wisuda XII IAKN Tarutung, Tekankan Prinsip 3B bagi Lulusan

Ia berharap hubungan antara pihak sekolah dan media dapat terus terjalin dengan baik dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang. (SN15)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini