Jakarta, Sinata.id – Arsenal berhasil memastikan tiket semifinal Liga Champions UEFA usai bermain imbang 0-0 melawan Sporting CP pada leg kedua perempat final di Emirates Stadium, Kamis (16/4/2026).
Hasil tersebut cukup bagi The Gunners untuk lolos dengan agregat 1-0, setelah sebelumnya menang tipis di leg pertama.
Dominan Tapi Minim Gol
Meski menguasai jalannya pertandingan, Arsenal kembali menunjukkan masalah klasik: tumpul di lini depan. Tim asuhan Mikel Arteta mencatatkan 15 tembakan, namun hanya satu yang tepat sasaran.
Masalah ini bukan hal baru. Dalam lima pertandingan terakhir, Arsenal tidak pernah mencetak lebih dari satu gol. Total, mereka hanya mampu mencetak tiga gol dari lima laga tersebut.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama menjelang fase krusial kompetisi.
Dampak Buruk di Kompetisi Lain
Ketajaman yang menurun juga berdampak pada hasil di ajang lain. Arsenal gagal meraih trofi setelah kalah 0-2 dari Manchester City di final Piala Liga Inggris.
Selain itu, mereka juga tersingkir di kompetisi domestik lain usai takluk 1-2 dari Southampton.
Arteta Soroti Penyelesaian Akhir
Arteta mengaku kecewa dengan kegagalan timnya memaksimalkan peluang, terutama dalam situasi serangan balik.
Peluang emas sempat didapat melalui Leandro Trossard, namun gagal dikonversi menjadi gol.
Meski demikian, Arteta tetap bersyukur karena timnya berhasil mencapai semifinal—sebuah pencapaian penting di tengah performa yang belum sepenuhnya konsisten.
Tantangan di Semifinal
Jika ingin melangkah lebih jauh dan bersaing memperebutkan gelar, Arsenal wajib segera memperbaiki efektivitas lini depan.
Tanpa peningkatan dalam penyelesaian akhir, langkah mereka di semifinal Liga Champions berpotensi terhambat oleh tim-tim dengan pertahanan solid dan serangan yang lebih tajam. (A07)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini