Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hukum & Peristiwa

Dugaan Pungli di Jembatan Kembar Siantar Marimbun, Warga Dimintai Rp100 Ribu

dugaan pungli di jembatan kembar siantar marimbun, warga dimintai rp100 ribu
Ilustrasi pungutan liar. (ai)

Pematangsiantar, Sinata.id – Seorang warga Kota Pematangsiantar mengaku resah akibat dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di kawasan Jembatan Kembar, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Marimbun, pada Senin (30/3/2026) siang.

Kepada Sinata.id, warga tersebut menuturkan bahwa dirinya dimintai sejumlah uang oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan sebuah komunitas. Ia menyebutkan, kelompok tersebut terdiri dari tiga orang dan beroperasi di sekitar lokasi jembatan.

Advertisement

“Mereka mengatasnamakan sebuah komunitas. Jumlahnya sekitar tiga orang dan berada di sekitar jembatan kembar,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Saat kejadian, ia mengaku sedang terburu-buru membawa material bangunan menuju Kabupaten Simalungun. Karena dalam kondisi mendesak, ia akhirnya memberikan uang kepada kelompok tersebut.

Baca Juga  Pasca Lebaran 2026, Pelayanan Rumah Sakit di Pematangsiantar Tetap Normal, Dinkes Soroti Cuaca Panas

“Saya memberikan uang sebesar Rp100 ribu karena barang yang saya bawa sedang dibutuhkan,” katanya.

Setelah memberikan uang, ia sempat menerima stiker dari kelompok tersebut. Namun, stiker itu kemudian dibuang karena dianggap tidak diperlukan.

Sementara itu, Kapolsek Siantar Marihat, AKP Doni Simanjuntak, menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait dugaan pungli tersebut.

“Kami akan mengecek informasi terkait dugaan pungli di lokasi tersebut. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke Polsek terdekat,” ujarnya.

Ia menambahkan, laporan tersebut akan menjadi perhatian pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti. (SN14)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini