Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Gelombang Mudik Meledak Lebih Cepat dari Perkiraan

gelombang mudik meledak lebih cepat dari perkiraan
Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, Sinata.id — Pergerakan pemudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan eskalasi tajam. Kementerian Perhubungan mencatat, jumlah penumpang angkutan umum sudah mencapai 6.251.806 orang hingga H-4 Lebaran atau periode 13–17 Maret 2026.

Angka ini bukan sekadar besar—melainkan melonjak 10,98% dibandingkan tahun lalu yang berada di kisaran 5,63 juta penumpang.

Advertisement

Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa arus mudik tahun ini bergerak lebih cepat dari pola biasanya.

Pemerintah menilai percepatan arus mudik tidak terjadi begitu saja. Ada faktor besar yang mendorong masyarakat bergerak lebih dini: fleksibilitas kerja.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menyebut tren ini berkaitan langsung dengan kebijakan kerja fleksibel dan cuti bersama.

Baca Juga  Ditinggal Mudik, Rumah di Sibolga Dibobol, Terduga Maling Diamankan Warga

“Tren kenaikan ini menunjukkan masyarakat telah melakukan mudik lebih awal memanfaatkan kebijakan work from anywhere maupun cuti bersama,” ujarnya, dikutip Rabu (18/3/2026).

Dengan kata lain, mudik tak lagi menumpuk di hari-hari terakhir—melainkan menyebar sejak jauh hari.

Dari seluruh moda transportasi, kereta api tampil sebagai pilihan utama masyarakat.

Data Kemenhub menunjukkan, sektor perkeretaapian mencatat kenaikan tertinggi hingga 15,67%, dengan total penumpang mencapai lebih dari 1,8 juta orang.

Di belakangnya, angkutan penyeberangan ikut melonjak lebih dari 11%, disusul transportasi laut dan udara yang juga mengalami pertumbuhan signifikan.

Sementara itu, angkutan darat tetap meningkat, meski tidak setinggi moda lainnya.

Meski angka sudah menembus jutaan, pemerintah menegaskan ini belum puncak arus mudik.

Baca Juga  3,6 Juta Kendaraan Diprediksi Padati Tol Saat Mudik Lebaran 2026

Justru, kondisi saat ini disebut sebagai fase awal yang bisa menjadi indikator kepadatan ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Dengan tren kenaikan yang konsisten, simpul-simpul transportasi seperti stasiun, pelabuhan, dan bandara diperkirakan akan mengalami tekanan besar menjelang H-1 Lebaran. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini