Info Market CPO
πŸ—“ Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Ekonomi & Bisnis

Purbaya Sebut Pasar Tradisional Belum Mati, Aktivitas Ekonomi Masih Kuat

purbaya sebut pasar tradisional belum mati, aktivitas ekonomi masih kuat
Menkeu Purbaya

Yogyakarta, Sinata.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pasar tradisional masih menunjukkan aktivitas ekonomi yang kuat saat meninjau Pasar Beringharjo, Selasa (17/3/2026). Kunjungan yang dilakukan bersama Sri Sultan Hamengkubuwono X itu berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya dan sempat mengejutkan pedagang serta pengunjung.

Dalam peninjauan tersebut, Purbaya menyampaikan bahwa kondisi pasar tidak sesuai dengan anggapan sebagian pihak yang menyebut pasar tradisional mengalami penurunan tajam. Ia menemukan aktivitas jual beli masih berlangsung ramai dengan perputaran ekonomi yang dinilai signifikan.

Advertisement

Berdasarkan hasil dialog langsung dengan pedagang, Purbaya menyebutkan bahwa omzet perdagangan di Pasar Beringharjo mencapai kisaran triliunan rupiah dan menunjukkan tren peningkatan. Ia juga mencatat adanya kenaikan jumlah pembeli dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga  Dinyanyikan Lagu Haru, Tangis Sri Mulyani Pecah saat Perpisahan dengan Pegawai Kemenkeu

Temuan serupa, menurutnya, juga terlihat di sejumlah pasar lain yang telah dikunjungi sebelumnya, termasuk Pasar Tanah Abang. Ia menilai geliat perdagangan di berbagai daerah mulai pulih seiring membaiknya kondisi ekonomi nasional, meski pemulihan tersebut belum merata di seluruh wilayah.

Purbaya menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia sebelumnya mengalami perlambatan hingga triwulan ketiga tahun lalu, sehingga proses pemulihan masih berlangsung secara bertahap. Namun demikian, ia menilai aktivitas perdagangan di pasar tradisional tetap bergerak positif.

Dalam kunjungan itu, Purbaya juga melakukan transaksi langsung dengan membeli sejumlah produk seperti batik dan pakaian. Ia menilai harga barang di pasar tradisional relatif bersaing dibandingkan dengan harga di kota besar lainnya.

Baca Juga  Β Harga Minyak Dunia Naik, Ketegangan Timur Tengah Jadi Pemicu

Meski begitu, ia mengakui masih terdapat pedagang yang mengeluhkan penjualan yang belum sepenuhnya pulih. Sejumlah pedagang juga menyampaikan harapan terhadap akses pembiayaan yang lebih terjangkau.

Menanggapi hal tersebut, Purbaya menyebut pengelola pasar telah menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan untuk mendukung kebutuhan modal pedagang. Ia menegaskan, secara umum kondisi pasar tradisional masih bertahan dan terus menunjukkan aktivitas ekonomi yang berjalan. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini