Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Ramadan Fair XX Medan Bukukan Transaksi Rp2,2 Miliar

ramadan fair xx medan bukukan transaksi rp2,2 miliar
Penutupan Ramadan Fair Medan

Medan, Sinata.id – Penyelenggaraan Ramadhan Fair XX Tahun 1447 Hijriah di Kota Medan mencatat total perputaran transaksi bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai sekitar Rp2,2 miliar. Kegiatan yang berlangsung sejak 25 Februari tersebut resmi ditutup pada Senin (16/3/2026).

Penutupan dilakukan oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap. Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajudin Sagala dan Zulkarnaen, Sekretaris Daerah Wiriya Al Rahman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan organisasi perangkat daerah.

Advertisement

Pemerintah Kota Medan menilai kegiatan tahunan tersebut telah berkembang menjadi agenda penting yang tidak hanya berkaitan dengan perayaan Ramadan, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Selama pelaksanaan, panitia mencatat rata-rata transaksi harian mencapai sekitar Rp110 juta.

Baca Juga  5 Kunci Utama Menjaga Stamina Saat Traveling di Bulan Ramadan

Ramadhan Fair tahun ini melibatkan sekitar 150 gerai kuliner dan puluhan stan kriya yang tersebar di kawasan sekitar Masjid Raya Al-Mashun dan Taman Sri Deli. Kehadiran pelaku UMKM dinilai menjadi faktor utama penggerak ekonomi dalam kegiatan tersebut.

Selain aktivitas ekonomi, penyelenggaraan Ramadhan Fair juga diisi berbagai kegiatan keagamaan dan edukatif, seperti tausiyah, lomba da’i cilik, lomba azan, hafalan surah pendek, hingga peringatan Nuzulul Qur’an. Rangkaian acara tersebut dirancang untuk memperkuat nilai spiritual masyarakat selama bulan suci.

Panitia juga mencatat tingkat kunjungan masyarakat cukup tinggi, dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar dua ribu orang per hari sepanjang kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kota Medan berharap kegiatan serupa ke depan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi terus dikembangkan sebagai ruang interaksi sosial, penguatan ekonomi rakyat, serta pelestarian nilai budaya dan keagamaan di tengah masyarakat. (A58)

Baca Juga  Safari Ramadan 1447 H, Dandim 0208/Asahan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini