Jakarta, Sinata.id — Menjelang arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan diikuti ratusan juta orang, pemerintah meluncurkan satu portal digital yang dirancang menjadi “pusat komando informasi mudik” bagi masyarakat.
Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), pemerintah menghadirkan MudikPedia Lebaran 2026, sebuah platform daring yang mengumpulkan berbagai informasi penting seputar perjalanan mudik dalam satu pintu akses.
Platform ini diharapkan membantu masyarakat merencanakan perjalanan pulang kampung secara lebih aman, cepat, dan terorganisir.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan MudikPedia disiapkan sebagai panduan digital agar masyarakat tidak kesulitan mencari informasi mudik dari berbagai sumber.
“Melalui MudikPedia, masyarakat bisa memperoleh informasi resmi dan terkini agar perjalanan mudik lebih aman dan nyaman,” ujarnya, dikutip Minggu (15/3/2026).
MudikPedia berfungsi seperti ensiklopedia digital mudik. Dalam satu halaman, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi penting yang sebelumnya tersebar di banyak situs pemerintah.
Beberapa informasi yang tersedia antara lain:
- Peta dan jalur mudik resmi dari Kementerian Perhubungan dan Bina Marga
- Pantauan lalu lintas melalui CCTV jalan tol dan pelabuhan
- Informasi program mudik gratis
- Pemesanan tiket kereta api dan kapal ferry
- Lokasi SPKLU untuk kendaraan listrik
- Prakiraan cuaca dari BMKG
- Informasi penukaran uang Lebaran dari Bank Indonesia
Dengan konsep tersebut, pemudik tidak perlu lagi membuka banyak situs berbeda hanya untuk mendapatkan informasi dasar perjalanan.
Peluncuran MudikPedia dilakukan di tengah prediksi lonjakan pergerakan masyarakat yang sangat besar pada Lebaran tahun ini.
Survei Kementerian Perhubungan memperkirakan sekitar 143,91 juta orang atau lebih dari 50 persen penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik pada Idulfitri 2026.
Angka ini menjadikan musim mudik sebagai salah satu mobilitas manusia terbesar di dunia setiap tahunnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pemerintah menyiapkan berbagai langkah mulai dari penambahan armada transportasi, program mudik gratis, hingga rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan sistem one way di jalur utama mudik.
Kehadiran MudikPedia juga merupakan bagian dari strategi pemerintah mengurangi risiko kemacetan, kecelakaan, dan kebingungan informasi yang sering terjadi saat musim mudik.
Dengan sistem informasi terpadu, masyarakat diharapkan bisa merencanakan rute perjalanan, memantau kondisi lalu lintas, hingga mempersiapkan perjalanan berdasarkan prakiraan cuaca sebelum berangkat. [a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini