Jakarta, Sinata.id – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, umat Islam kembali diingatkan untuk menunaikan zakat fitrah, kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap muslim yang telah balig dan memiliki kemampuan secara finansial.
Ibadah ini tidak hanya ditunaikan untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi tanggung jawab kepala keluarga untuk membayarkannya atas nama istri dan anak-anak yang berada dalam tanggungannya.
Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, zakat ini juga dipandang sebagai sarana penyucian diri setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.
Dalam praktiknya, umat Islam dianjurkan untuk melafalkan niat ketika menunaikan zakat fitrah. Niat tersebut dibaca saat zakat diserahkan, baik secara langsung kepada amil zakat maupun melalui layanan penyaluran zakat secara digital.
Pembacaan niat menjadi bagian penting dalam ibadah karena berfungsi membedakan antara zakat yang bersifat wajib dengan sedekah yang bersifat sunnah.
Berdasarkan penjelasan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), niat juga memiliki makna spiritual karena menegaskan kesadaran dan keikhlasan seseorang dalam menjalankan ibadah.
Dengan niat yang jelas, pelaksanaan zakat fitrah diharapkan menjadi lebih tertata sesuai dengan ketentuan syariat.
Mengutip dari website NU Online, berikut bacaan niat zakat fitrah untuk anak dan istri;
1. Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii…fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…(Sebutkan nama), fardu karena Allah Ta’ala.”
2. Niat zakat fitrah untuk anak perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an bintii… fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…(sebutkan nama), fardu karena Allah Ta’ala.”
3. Niat zakat fitrah untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an zaujatii fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta’ala.”
Kapan waktu pembayaran zakat fitrah?
Waktu pembayaran zakat fitrah sendiri dimulai sejak awal Ramadhan. Meski demikian, pelaksanaannya paling utama dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri, sebelum umat Islam menunaikan salat Id.
Penyaluran zakat fitrah tepat waktu juga dinilai penting agar bantuan dapat segera diterima oleh pihak yang berhak. Kehadiran zakat fitrah diharapkan membantu masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pada momen perayaan Idulfitri.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memahami tata cara serta niat zakat fitrah dengan benar, termasuk ketika menunaikannya untuk anggota keluarga seperti istri dan anak. (A58)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini