Info Market CPO
πŸ—“ Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Baleg DPR Kebut Penyelesaian RUU Prioritas

baleg dpr kebut penyelesaian ruu prioritas
Bob Hasan

Jakarta, Sinata.id – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menargetkan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) prioritas dapat dirampungkan pada Masa Sidang IV Tahun Sidang 2025–2026.

Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan menyatakan masa sidang yang berlangsung sejak 10 Maret hingga 21 April 2026 menjadi momentum penting untuk mengubah aspirasi masyarakat yang dihimpun saat reses menjadi kebijakan konkret.

Advertisement

β€œSetelah masa reses menyerap suara rakyat, kita memasuki masa sidang empat yang menjadi momentum untuk menerjemahkan aspirasi tersebut menjadi kebijakan yang berpihak dan solutif,” ujar Bob saat membuka Rapat Pleno Penyusunan Jadwal Acara Rapat Baleg di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Ia mengajak seluruh anggota Baleg memanfaatkan masa sidang ini secara maksimal agar kinerja legislasi lebih produktif dan berdampak bagi pembangunan nasional.

Baca Juga  IKN Gelar Salat Id Perdana Tahun Ini

Menurut Bob, masa sidang kali ini juga bertepatan dengan bulan Ramadan yang diharapkan dapat memperkuat semangat pengabdian anggota dewan kepada masyarakat.

β€œSemoga bulan penuh berkah ini menjadi penguat niat dan semangat kita untuk terus mengawal amanat rakyat,” katanya di Gedung Nusantara I DPR RI.

Dalam rapat tersebut, Baleg menetapkan agenda penyusunan jadwal kegiatan legislasi selama Masa Sidang IV. Berdasarkan laporan sekretariat, rapat dihadiri 28 anggota dari delapan fraksi sehingga telah memenuhi kuorum sesuai Tata Tertib DPR RI.

Bob menjelaskan Baleg memiliki sejumlah tugas utama sebagaimana diatur dalam Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib.

Tugas tersebut antara lain menyusun RUU usul Baleg atau anggota, melakukan harmonisasi dan pemantapan konsepsi RUU sebelum disampaikan kepada pimpinan DPR, serta melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap undang-undang yang telah berlaku.

Baca Juga  Hinca Panjaitan Minta Negara Tuntaskan Misteri Kematian Nizam

Pada masa sidang ini, Baleg memprioritaskan sejumlah pembahasan RUU. Di antaranya RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), RUU Komoditas Strategis, RUU Pemerintahan Aceh, RUU Penyadapan, dan RUU Masyarakat Hukum Adat.

Selain itu, Baleg juga menjadwalkan pembahasan RUU Pengolahan Air Minum dan Sanitasi, RUU Satu Data Indonesia, RUU Pekerja Lepas, serta RUU Perlindungan Pekerja Ekonomi Gig atau pekerja platform digital.

Bob menyebut pembahasan RUU PPRT telah memasuki tahap akhir. Salah satu poin yang masih dibahas adalah mekanisme penyelesaian sengketa melalui Alternative Dispute Resolution.

β€œKita berharap RUU PPRT dapat segera diselesaikan karena pembahasannya tinggal sedikit lagi,” ujarnya.
Masa Sidang IV dijadwalkan berlangsung selama 43 hari.

Baca Juga  Lindungi Anak di Dunia Digital, Ketua Komisi X DPR RI Dukung Peraturan Menteri Komdigi

Namun waktu efektif pembahasan diperkirakan berkurang karena cuti bersama Hari Raya Idulfitri serta kebijakan work from anywhere (WFA) dari pemerintah.

Baca juga: Konflik Iran Picu Usulan Evaluasi Forum Global

Meski demikian, Bob optimistis Baleg tetap dapat mengoptimalkan kinerja legislasi melalui penjadwalan yang fleksibel serta pembentukan panitia kerja (panja) guna mempercepat pembahasan RUU prioritas.

Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya Baleg berhasil mendorong sejumlah RUU hingga masuk tahap pembahasan di komisi terkait. Capaian tersebut diharapkan dapat terulang pada masa sidang kali ini.

β€œKami telah menyiapkan strategi penyusunan program rapat agar seluruh RUU prioritas Baleg dapat berjalan sesuai rencana,” kata Bob. (A18)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini