Jakarta, Sinata.id — Pemerintah Republik Indonesia mengejutkan raksasa teknologi Meta Platforms Inc. dengan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor pusat operasionalnya di Sequis Tower, Jakarta Selatan, Rabu sore. Sidak yang dipimpin Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid itu menjadi momen kunci dalam upaya negara menegakkan aturan digital bagi platform internasional yang beroperasi di Indonesia.
Sejumlah pejabat tinggi negara hadir mendampingi Meutya, termasuk perwakilan dari Bareskrim Polri, BIN, serta tim dari Kemenko Polhukam, menunjukkan bahwa sidak ini bukan sekadar formalitas: pemerintah menilai ada masalah serius dalam kepatuhan Meta terhadap regulasi digital Indonesia.
Dalam keterangan pers seusai sidak, Meutya menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari Pasal 40 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang memberi pemerintah mandat untuk melindungi publik dari risiko misinformasi, disinformasi, dan konten berbahaya yang tersebar online.
Baca Juga: Ribuan Jemaah Umrah Indonesia Selamat Tiba di Tanah Air, KJRI Jeddah Tegaskan Negara Siaga Penuh
“Kami meminta keterbukaan algoritma, transparansi moderasi konten, dan kepatuhan dalam pelaporan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. Pasar digital kita sangat besar — hampir 230 juta pengguna internet — sehingga platform seperti Meta tak bisa lepas tanggung jawab,” ujar Meutya, Rabu (3/3/2026).
Statistik yang dipaparkan pemerintah menimbulkan keprihatinan: tingkat kepatuhan Meta terhadap aturan di Indonesia diperkirakan masih di bawah 30 persen, jauh di bawah standar yang diharapkan regulator. Hal ini dikatakan menjadi salah satu alasan utama sidak dilakukan setelah dorongan persuasif lewat jalur komunikasi formal sebelumnya dianggap belum efektif.
Sidak itu sendiri berlangsung sekitar satu jam, di mana delegasi pemerintah melakukan dialog intensif dengan perwakilan Meta, termasuk Kepala Kebijakan Publik perusahaan tersebut, Berni Moestafa. Momen itu tersorot di lobi gedung dan mencuri perhatian sejumlah awak media yang meliputnya secara langsung.
Meski demikian, respons dari pihak Meta yang hadir menunjukkan kesediaan untuk menindaklanjuti arahan pemerintah, khususnya menyangkut keamanan platform dan perlindungan pengguna di Indonesia, suatu komitmen yang sejatinya selaras dengan sorotan global terhadap praktik transparansi digital perusahaan teknologi besar. [a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini