Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Pimpinan DPR RI Apresiasi ADKASI, Dorong TKD Dievaluasi

pimpinan dpr ri apresiasi adkasi, dorong tkd dievaluasi
Sari Yuliati

Jakarta, Sinata.id – Wakil Ketua (Pimpinan) DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan apresiasi atas konsistensi perjuangan Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) dalam mengawal kebijakan Transfer Keuangan Daerah (TKD).

Pernyataan itu disampaikan saat menerima jajaran ADKASI dalam audiensi di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Advertisement

Menurut Sari, setiap perubahan skema TKD harus dibuka secara transparan dan dibahas bersama seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya, agar kebijakan yang lahir tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat di daerah.

Baca juga:  DPR Minta Pemerintah Bersiap Hadapi Dampak Penutupan Selat Hormuz-Iran

Untuk memperdalam pembahasan, ia turut menghadirkan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga  Anggota DPR RI Kecam Tindakan Teror Terhadap Ketua BEM UGM

“Kami akan ikut membantu memperjuangkan kebutuhan daerah, karena kami juga berasal dari daerah,” ujar Sari.

Di sisi lain, Misbakhun mengakui adanya dampak signifikan dari pengurangan TKD terhadap kapasitas fiskal pemerintah daerah.

Ia menilai, realokasi anggaran APBN untuk program strategis nasional berpotensi menggeser kebutuhan riil di daerah.

Komisi XI, kata dia, akan memanggil pihak eksekutif termasuk direktur jenderal terkait guna membahas langkah strategis agar kesejahteraan daerah tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua Umum ADKASI, Siswanto, menegaskan pentingnya evaluasi atas kebijakan pengurangan TKD.

Menurutnya, kebijakan tersebut berdampak langsung pada pembangunan serta pelaksanaan visi-misi pemerintah daerah di 415 kabupaten di seluruh Indonesia.

ADKASI berharap DPR RI bersama pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk meninjau ulang kebijakan tersebut.

Baca Juga  Musa Rajekshah Minta Maskapai yang Delay Dikenakan Denda Progresif

“Kami akan terus menyuarakan kepentingan daerah demi kapasitas fiskal yang memadai untuk pembangunan,” tegasnya. (A18)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini