Jakarta, Sinata.id – Memasuki bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah untuk memaksimalkan kualitas puasa dan meningkatkan ketakwaan. Sejumlah panduan ibadah, mulai dari memperkuat niat hingga memperbanyak membaca Al-Qur’an, menjadi bagian penting dalam menjalani Ramadan agar lebih bermakna dan sesuai tuntunan syariat.
Ramadan dipandang sebagai momentum peningkatan amal karena setiap kebaikan dijanjikan ganjaran berlipat. Oleh karena itu, persiapan spiritual sejak sebelum bulan puasa dimulai menjadi salah satu langkah yang dianjurkan.
Mengutip penjelasan dari NU Online, terdapat beberapa amalan yang dapat dilakukan umat Islam selama Ramadan.
Pertama, menyambut Ramadan dengan doa. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh At-Thabrani, Rasulullah menganjurkan umatnya memohon keberkahan sejak bulan Rajab dan Sya’ban agar dipertemukan dengan Ramadan. Doa yang dianjurkan antara lain memohon keberkahan dan kesempatan menjalani ibadah puasa dengan baik.
Kedua, memperkuat niat. Niat menjadi landasan utama dalam setiap ibadah. Umat Islam dianjurkan menata kembali tujuan berpuasa semata-mata untuk mengharap rida Allah SWT agar ibadah yang dijalankan tidak kehilangan makna.
Baca juga: Jelang Ramadan, DPR Minta Harga Kebutuhan Tetap Terkendali
Ketiga, menyegerakan berbuka puasa saat waktu Maghrib tiba. Ketika azan berkumandang, umat Islam dianjurkan segera membatalkan puasa. Salah satu sunah yang dicontohkan adalah berbuka dengan kurma dalam jumlah ganjil. Jika tidak tersedia, dapat diganti dengan air minum.
Keempat, menjaga lisan selama berpuasa. Ramadan tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari ucapan yang tidak baik. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah SAW menganjurkan agar seseorang berkata baik atau memilih diam sebagai wujud keimanan kepada Allah dan hari akhir.
Kelima, memperbanyak membaca Al-Qur’an. Ramadan memiliki kaitan erat dengan turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca Al-Qur’an selama bulan puasa diyakini memiliki keutamaan tersendiri, di antaranya pahala yang dilipatgandakan serta nilai kebaikan pada setiap huruf yang dibaca.
Dengan menjalankan amalan-amalan tersebut secara konsisten, umat Islam diharapkan dapat menjalani Ramadan secara optimal, baik dari sisi ibadah ritual maupun pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini