Tapteng, Sinata.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, meninjau jembatan gantung Perintis Garuda, di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kunjungan Menko PMK, Jumat (14/2/2026), didampingi Kasum TNI, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, beserta Bupati dan wakil Bupati Tapteng.
Menko Pratikno menyampaikan, hujan deras yang terjadi pada tanggal 11 Februari 2026, memunculkan masalah baru yang harus ditangani dengan serius. Sedimen yang menutupi sungai yang udah dibersihkan tertutup lagi akibat hujan deras.
“Ini yang menjadi perhatian kita,” kata Pratikno.
Ia menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto sudah memerintahkan untuk secepatnya mengembalikan kehidupan masyarakat seperti semula.
“Tantangannya begitu berat. Namun pemerintah dan seluruh jajaran tetap bekerja keras, untuk segera memulihkan kehidupan masyarakat kembali. Mohon dukungan semua pihak,” imbuhnya.
Menko Pratikno menegaskan, pemerintah berkomitmen dalam pemulihan untuk daerah terdampak bencana banjir dan longsor. Presiden Prabowo sudah membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Selain Satgas, presiden juga membuat instrumen hukum Inpres sehingga ada kemudahan-kemudahan, termasuk dana stimulan pemulihan rumah rusak ringan.
“Semua kekuatan kita kerahkan untuk memulihkan keadaan menjelang Ramadhan ini. Krisis air bersih juga menjadi perhatian kita,” tegas Pratikno.
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, meminta pemerintah pusat agar secepatnya membangun tanggul permanen, untuk mengantisipasi luapan air.
“Kalau dibangun secara darurat mudah tersapu,”sebut Masinton.
Setelah meninjau jembatan gantung Perintis Garuda, Menko Pratikno bersama rombongan mengunjungi SMA Swasta Santu Fransiskus Pandan, yang juga merupakan sekolah terdampak bencana ekologis yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. (A01)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini