Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hiburan

Sony Hidupkan Kembali Charlie’s Angels dengan Skenario Baru untuk Milenial

sony hidupkan kembali charlie’s angels dengan skenario baru untuk milenial
Sony Pictures mengembangkan film Charlie’s Angels terbaru, membawa kembali trio aksi perempuan dengan naskah baru dari penulis terkenal Pete Chiarelli. Proyek ini menandai comeback waralaba legendaris menjelang 50 tahun serial aslinya. (Ist)

Jakarta, Sinata.id — Franchise legendaris Charlie’s Angels kembali mencuri perhatian dunia hiburan. Studio besar Sony Pictures dikabarkan tengah mengembangkan film baru versi layar lebar, membawa kembali trio perempuan pemberantas kejahatan yang dikenal dengan sapaan ikonik “Good morning, Charlie!”. Kabar ini muncul ketika wacana comeback waralaba itu menguat menjelang ulang tahun ke-50 serial aslinya yang diluncurkan pada akhir 1970-an.

Proyek terbaru ini berada dalam tahap awal pengembangan skenario, dengan penulis naskah ternama, Pete Chiarelli, dipercaya menggubah cerita yang akan membawa kisah Charlie’s Angels ke era yang lebih modern dan relevan. Chiarelli dikenal lewat karyanya di film-film besar seperti The Proposal dan Crazy Rich Asians yang sukses secara global, sehingga ekspektasi terhadap naskah ini turut meningkat.

Advertisement

Baca Juga: Trump Tegaskan “Perubahan Rezim” di Iran adalah yang Terbaik

Baca Juga  HBO Rilis Cuplikan Serial Harry Potter, Ini Tampilan Harry Versi Baru

Waralaba Ikonik Bangkit dengan Sentuhan Baru

Franchise Charlie’s Angels pertama kali dikenal luas lewat serial televisi yang sukses besar pada 1976, menampilkan tiga wanita tangguh yang bekerja sebagai detektif swasta. Versi layarnya lalu mengukir sejarah setelah dibintangi oleh Drew Barrymore, Cameron Diaz, dan Lucy Liu pada tahun 2000 dan sekuelnya di tahun 2003. Kesuksesan itu membentuk fondasi kuat di kancah film aksi perempuan.

Namun, upaya reboot di dekade berikutnya tidak selalu mulus. Serial televisi pada 2011 berujung dibatalkan sebelum tamat, sementara film reboot 2019 gagal mencapai ekspektasi di box office dengan pendapatan yang jauh dari harapan. Meski demikian, dampak budaya dari ikon Angels tetap kuat dan terus menarik minat penonton lintas generasi.

Studio Sony kini memandang momen historis ini sebagai peluang strategis untuk menghidupkan kembali franchise, membangun cerita yang tak hanya menonjolkan aksi dan humor, tetapi juga relevansi perempuan dalam perfilman global. Pendekatan ini diperkirakan akan memberi ruang bagi karakter yang lebih beragam serta kisah yang lebih mendalam sesuai dengan tren penonton masa kini.

Baca Juga  Agak Laen 2 Menelanjangi Kebiasaan Mudahnya Percaya Penampilan

Skenario Segar, Misteri Plot, dan Harapan Fans

Detail resmi tentang alur cerita, jajaran pemeran, dan sutradara belum diungkap oleh Sony pada publik. Namun, keterlibatan Chiarelli sebagai penulis naskah memberi sinyal bahwa cerita akan memadukan aksi kuat dengan dialog cerdas yang mampu menyentuh penonton lintas usia.

Pernyataan dari studio juga belum dirilis, tetapi industri melihat langkah ini sebagai tanda bahwa Charlie’s Angels kembali ke garis depan dunia perfilman aksi perempuan. Sejumlah penggemar menyatakan antusiasnya di media sosial, berharap versi terbaru ini bisa mempertemukan kembali nostalgia waralaba klasik dengan dinamika cerita yang lebih relevan bagi generasi penikmat film masa kini.

Waralaba yang Tak Pernah Luntur

Baca Juga  Saat Komedi Romantis Berubah Jadi Pertarungan yang Berujung Maut, Tayang 24 April 2026 di Bioskop

Charlie’s Angels bukan sekadar film aksi biasa; sejak awal kemunculannya, franchise ini menjadi simbol pemberdayaan perempuan, menyuguhkan ketiga tokoh utama sebagai agen pemberantas kejahatan yang cerdas, cekatan, dan berani. Keputusan Sony untuk kembali mengembangkan cerita ini menunjukkan keyakinan bahwa kisah mereka masih memiliki relevansi kuat di industri global—terutama di tengah desakan penonton yang haus akan cerita tokoh perempuan kuat.

Dengan momentum 50 tahun serial klasik yang semakin dekat, ekspektasi terhadap film barunya terus menguat. Dunia hiburan kini menunggu detail lanjutan terkait tanggal rilis, pemeran, dan bagaimana Sony akan menyeimbangkan unsur nostalgia sekaligus menempatkan Charlie’s Angels dalam era baru sinema aksi perempuan. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini