Jakarta, Sinata.id — Beach City International Stadium, Ancol, berubah menjadi “lautan distorsi” pada Sabtu malam (7/2/2026). Ribuan penonton larut dalam euforia ketika Dream Theater kembali menginjakkan kaki di Jakarta lewat konser bertajuk An Evening With Dream Theater – 40th Anniversary Tour 2026.
Bukan sekadar konser, malam itu menjadi perayaan sejarah. Sekitar 10.000 penggemar memadati arena, menyambut formasi klasik yang akhirnya lengkap kembali—termasuk sang drummer legendaris, Mike Portnoy, yang resmi bergabung lagi sejak 2023 setelah berpisah lebih dari satu dekade.
Kembalinya Formasi Ikonik
Begitu Indonesia Raya berkumandang, lampu panggung meredup. Tepat pukul 20.00 WIB, dentuman drum dan riff gitar meledak membuka set panjang Dream Theater.
Portnoy berdiri sejajar dengan John Petrucci, John Myung, Jordan Rudess, dan James LaBrie—sebuah reuni yang selama bertahun-tahun hanya menjadi harapan para penggemar.
Energi langsung terasa sejak lagu pertama. Penonton tak hanya menyaksikan konser, tetapi seperti menyaksikan “rekaman sejarah” yang hidup kembali.
Tur 40 Tahun, Jakarta Jadi Saksi
Tur ini digelar sebagai penanda empat dekade perjalanan Dream Theater di industri musik dunia. Selama lebih dari 40 tahun, band asal Amerika Serikat itu dikenal sebagai pionir metal progresif dengan komposisi kompleks, permainan teknis, dan identitas musikal yang konsisten.
Kehadiran mereka di Jakarta menegaskan satu hal: Dream Theater belum selesai. Mereka masih relevan, masih bertenaga, dan masih menjadi rujukan lintas generasi pecinta musik progresif.
“Thank You, Jakarta!”
Di sela penampilan, James LaBrie beberapa kali menyapa penonton dengan penuh emosi. Seruan “Thank you, Jakarta!” menggema, disambut koor ribuan suara yang menolak pulang.
Konser ini bukan hanya tentang nostalgia, tetapi tentang ikatan panjang antara Dream Theater dan penggemarnya di Indonesia—ikatan yang kini diperkuat kembali oleh kehadiran Portnoy di belakang drum. [a46]










Jadilah yang pertama berkomentar di sini