Medan, Sinata.id – Perayaan ulang tahun anak tidak selalu identik dengan kemewahan. Hal tersebut tercermin dalam perayaan ulang tahun ke-4 Balderic Arethjore Girsang yang digelar secara sederhana dan penuh makna di JW Marriott Hotel Medan, Senin (2/2/2026).
Balderic Arethjore Girsang merupakan putra dari Benyamin Ravlolo Girsang dan Elika Ferawati Sinamo. Momentum pertambahan usia ini dimaknai keluarga sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sekaligus penguatan nilai iman dan kebersamaan dalam lingkungan keluarga.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt Sahala Girsang. Doa tersebut menjadi wujud penyerahan diri keluarga kepada Tuhan, dengan harapan Balderic dapat bertumbuh sehat, berkarakter, serta memiliki dasar iman yang kuat sejak dini.
Perayaan ini turut dihadiri keluarga besar dan kerabat dekat dari berbagai generasi. Selain orang tua, tampak hadir kakak Balderic, Lihou Girsang, serta sang abang, Ozzi Miguel Simanjuntak, yang ikut menyemarakkan suasana kebersamaan dalam perayaan tersebut. Sejumlah anggota keluarga lainnya yang hadir antara lain Iting Budipenta Ginting, Inang Nora, Bapatua (Paman) Andreu Girsang, Tongah (Paman) Advent Girsang, serta Ferry SP Sinamo bersama Hennawati Saragih, Wanda M. Sinamo, Asri Yuni Pratiwi Saragih, Ovilia Renata Sinamo, Dear KM Sinamo, dan Dito Prayoga Sijabat.
Kehadiran keluarga lintas generasi tersebut memperkuat suasana hangat dan kekeluargaan sepanjang acara. Usai doa, keluarga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Balderic Arethjore Girsang.
Perayaan berlangsung sederhana tanpa rangkaian acara berlebihan, namun sarat makna sebagai refleksi tanggung jawab orang tua dalam membangun fondasi moral dan spiritual bagi anak.
Nilai tersebut sejalan dengan ajaran Alkitab yang menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini, sebagaimana tertulis: “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu.” (Amsal 22:6).
Melalui perayaan ini, keluarga berharap nilai iman, kasih, dan kebersamaan dapat terus terpelihara, sekaligus menjadi bekal penting bagi generasi penerus dalam menghadapi masa depan. (SN7)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini