Monaco, Sinata.id — Paul Pogba akhirnya kembali merumput bersama AS Monaco setelah menuntaskan sanksi doping yang sempat menghentikan karier profesionalnya.
Namun, upaya kebangkitan gelandang asal Prancis tersebut belum berjalan sesuai harapan akibat cedera betis yang membatasi kontribusinya di Ligue 1.
Seperti dilansir Jumat (30/1/2026), Pogba sebelumnya dinyatakan positif menggunakan testosteron pada Agustus 2023 setelah pertandingan melawan Udinese. Ia sempat dijatuhi larangan bermain selama empat tahun, sebelum mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Hasil banding tersebut memangkas masa hukuman hingga berakhir pada Maret 2025.
Masa absennya yang panjang tampaknya berdampak signifikan terhadap kondisi fisik Pogba. Setelah resmi bergabung dengan AS Monaco, ia hanya tampil singkat dalam beberapa laga sebelum kembali menepi akibat cedera.
Baca juga:Real Madrid Gilas Monaco 6-1, Mbappe dan Vinicius Mengamuk di Liga Champions
Cedera betis tersebut dialami Pogba menjelang pertandingan melawan Marseille. Pada awalnya, pihak klub menilai cedera tersebut tidak serius dan berharap sang pemain dapat segera kembali bermain. Namun, proses pemulihan berjalan lebih lama dari perkiraan, sehingga Pogba harus absen dalam tujuh pertandingan terakhir AS Monaco.
Pelatih AS Monaco, Sebastien Pocognoli, turut menyoroti kondisi anak asuhnya tersebut. Ia mengapresiasi perjuangan Pogba untuk kembali ke lapangan setelah melewati periode sulit, namun menegaskan bahwa fokus tim saat ini adalah mendukung pemulihan sang pemain.
“Kembali dari situasi sebelumnya dan bisa bermain lagi sudah merupakan pencapaian yang luar biasa,” ujar Pocognoli. “Saat ini, fokus kami adalah memberikan dukungan tanpa terlalu memikirkan rencana jangka panjang.”
Sejak bergabung dengan Monaco, Pogba baru mencatatkan total sekitar 30 menit bermain, termasuk saat kemenangan telak atas Paris Saint-Germain serta kekalahan dari Brest. Hingga kini, belum terlihat tanda-tanda signifikan yang menunjukkan ia siap tampil reguler dengan kondisi fisik optimal.
Situasi ini menjadi perhatian tersendiri bagi manajemen Monaco. Pogba terikat kontrak hingga 2027, namun minimnya kontribusi dalam tujuh bulan pertama membuat klub mulai melakukan perhitungan strategis.
Baca juga:Real Madrid dan Inter Milan Masuk Playoff, Ini Jadwal Drawing Liga Champions 2025/2026
Cedera berulang dan ketidakpastian kebugaran menjadi faktor penting yang berpotensi memengaruhi keputusan klub ke depan, terutama terkait beban finansial dan perencanaan jangka panjang tim.
Kondisi Pogba di Monaco mencerminkan tantangan besar yang kerap dihadapi pemain bintang setelah menjalani sanksi panjang dan cedera beruntun. Masa depan sang gelandang kini berada di persimpangan, antara peluang untuk kembali bersinar atau menghadapi penurunan karier lebih jauh. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini