Jakarta, Sinata.id β Film Sinners karya sutradara Ryan Coogler mencetak rekor baru dalam sejarah Academy Awards dengan meraih 16 nominasi Oscar, terbanyak sepanjang penyelenggaraan penghargaan tersebut.
Daftar nominasi diumumkan pada Kamis (22/1), sekaligus menempatkan film ini melampaui rekor sebelumnya yang berjumlah 14 nominasi.
Rekor lama tersebut sebelumnya dipegang oleh tiga film, yakni All About Eve (1950), Titanic (1997), dan La La Land (2016).
Dengan capaian tersebut, Sinners menjadi film dengan jumlah nominasi tertinggi dalam sejarah Piala Oscar.
Film bergenre thriller supernatural itu masuk dalam kategori utama, termasuk film terbaik, sutradara, aktor untuk Michael B Jordan, aktris pendukung untuk Wunmi Mosaku, aktor pendukung untuk Delroy Lindo, serta skenario asli. Selain itu, Sinners juga meraih nominasi di berbagai kategori teknis.
Kategori teknis yang mencantumkan Sinners meliputi casting, desain produksi, sinematografi, desain kostum, penyuntingan film, tata rias dan penataan rambut, tata suara, efek visual, musik orisinal, serta lagu orisinal berjudul I Lied to You.
Capaian tersebut menjadikan Sinners sebagai film ketujuh yang dinominasikan di seluruh kategori teknis Oscar, mengikuti jejak Dune (2021), Mad Max: Fury Road (2015), The Revenant (2015), Hugo (2011), Master and Commander: The Far Side of the World (2003), dan Titanic (1997).
Media Variety melaporkan, jika kategori lagu orisinal turut dihitung, Sinners menjadi film kedua setelah Titanic yang mencapai pencapaian tersebut.
Selain rekor jumlah nominasi, Ryan Coogler juga mencatatkan sejumlah tonggak sejarah personal.
Ia menjadi sutradara kulit hitam kedua yang dalam tahun yang sama memperoleh nominasi sebagai produser, sutradara, dan penulis skenario asli, mengikuti Jordan Peele lewat Get Out (2017).
Secara keseluruhan, Coogler menjadi sutradara ketiga yang mencapai kombinasi nominasi tersebut setelah Spike Lee.
Coogler juga tercatat sebagai sutradara kulit hitam ketujuh yang masuk nominasi sutradara terbaik Oscar.
Ia bergabung dengan John Singleton, Lee Daniels, Steve McQueen, Barry Jenkins, Jordan Peele, dan Spike Lee, yang seluruhnya belum pernah meraih kemenangan di kategori tersebut.
Di kategori film terbaik, Coogler menjadi produser kulit hitam kedua yang memperoleh lebih dari satu nominasi, setelah Judas and the Black Messiah (2020).
Ia berbagi pencapaian tersebut dengan Jordan Peele melalui Get Out dan BlacKkKlansman.
Film Sinners juga menghadirkan sejarah bagi para kolaboratornya. Zinzi Coogler tercatat sebagai produser keturunan Filipina pertama dan perempuan kulit hitam ketiga yang dinominasikan dalam kategori film terbaik.
Ia dan Ryan Coogler menjadi pasangan suami istri kulit hitam pertama yang masuk nominasi bersama di kategori tersebut.
Sementara itu, Autumn Durald Arkapaw mencetak sejarah sebagai perempuan Filipina pertama dan perempuan kulit berwarna pertama yang dinominasikan dalam kategori sinematografi.
Hannah Beachler, peraih Oscar lewat Black Panther (2018), kembali mendapat pengakuan dan hingga kini menjadi satu-satunya perempuan kulit hitam yang pernah diakui dalam kategori desain produksi.
Perancang kostum Ruth E. Carter memperoleh nominasi kelimanya dan memperkuat posisinya sebagai perempuan kulit hitam dengan jumlah penghargaan Oscar terbanyak dalam sejarah.
Ia sebelumnya memenangkan Oscar untuk Black Panther (2018) dan Black Panther: Wakanda Forever (2022).
Dengan total 16 nominasi, Sinners kini menunggu hasil akhir penjurian. Pemungutan suara final Oscar dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari hingga 5 Maret.
Sementara itu, pemenang Academy Awards ke-98 akan diumumkan pada 16 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, dengan Conan OβBrien sebagai pembawa acara. (A58)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini