Pematangsiantar, Sinata.id – Kabar hilangnya seorang mahasiswa menghebohkan warga Kota Pematangsiantar. Hilmi Ritonga, mahasiswa Universitas Efarina, dilaporkan hilang sejak Senin (19/1/2026).
Laporan kehilangan tersebut dibuat oleh sepupunya, Wulan ke Polres Pematangsiantar.
Berdasarkan keterangan Wulan, Hilmi tidak memberikan kabar sejak hari Senin. Informasi dari rekan kampusnya juga menyebutkan bahwa Hilmi tidak hadir mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
“Belum ada info tentang dia. Selama ini tinggal di rumah wak-nya. Kami sudah membuat laporan semalam,” ujar Wulan melalui sambungan telepon, Rabu (21/1/2026).
Baca juga:Aktris Malaysia Nadia Kesuma Meninggal Dunia di Jeddah Usai Dilaporkan Hilang
Hilmi diketahui berasal dari Pasaman Timur, Sumatera Barat, dan tinggal bersama keluarga di Jalan Melanthon Siregar, Kota Pematangsiantar. Menurut Wulan, sepupunya tersebut tidak memiliki masalah, baik di lingkungan keluarga maupun di kampus.
Wulan juga mengungkapkan bahwa Hilmi sempat melakukan komunikasi singkat melalui aplikasi WhatsApp dengan ibunya.
“Tadi pagi dia sempat mengirim pesan ke mamaknya. Isinya bilang pergi jauh dan tidak usah dicari,” tutur Wulan.
Namun, pesan tersebut justru menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga, khususnya orang tua Hilmi. Menurut Wulan, ibunya meyakini cara penulisan pesan tersebut tidak seperti kebiasaan Hilmi.
“Orang tua pasti tahu cara mengetik anaknya. Pesan itu tidak seperti biasanya,” kata Wulan.
Baca juga:Kronologi Terakhir Sebelum Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak
Selain itu, keluarga juga menemukan adanya ketidaksesuaian informasi terkait jadwal perkuliahan Hilmi. Salah seorang dosennya menghubungi keluarga dan menyampaikan bahwa pada Senin (19/1/2026), jadwal kuliah Hilmi dimulai pada pagi hari.
“Dia berangkat dari rumah sekitar pukul 10.00 WIB, sementara menurut dosennya, kuliah sudah dimulai sejak pagi. Itu yang membuat kami bertanya-tanya,” ujar Wulan.
Keluarga berharap Hilmi segera pulang dalam keadaan selamat. Wulan juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Hilmi agar segera memberikan informasi kepada pihak keluarga atau kepolisian.
“Kami sangat khawatir dan berharap dia bisa segera pulang dengan selamat,” tutup Wulan. (SN14)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini