Pematangsiantar, Sinata.id – Bunga telang (Clitoria ternatea) dikenal luas sebagai tanaman herbal berwarna biru yang kerap diolah menjadi teh dan dikonsumsi masyarakat di Asia.
Popularitasnya meningkat seiring dengan berbagai manfaat kesehatan yang dikaitkan dengan kandungan senyawa aktif di dalamnya, terutama antosianin jenis ternatin yang memberi warna khas pada bunga tersebut.
Konsumsi teh bunga telang disebut dapat dilakukan setelah makan dan sebelum tidur.
Berdasarkan rujukan dari laman Vinmec, minum teh bunga telang pada waktu tersebut dikaitkan dengan upaya membantu mengurangi lemak berlebih serta memberi efek menenangkan yang berpotensi meningkatkan kualitas tidur.
Meski demikian, jumlah konsumsi tetap perlu dibatasi. Asupan yang disarankan berkisar 300–500 mililiter per hari atau sekitar satu hingga dua cangkir.
Takaran tersebut setara dengan penggunaan lima hingga sepuluh kuntum bunga telang segar atau satu hingga dua gram bunga telang kering, guna menghindari kemungkinan efek samping akibat konsumsi berlebihan.
Dari sisi manfaat, bunga telang dilaporkan berperan dalam mendukung kesehatan otak.
Kandungan proantosianidin di dalamnya membantu sirkulasi darah ke sistem saraf pusat, sementara asetilkolin disebut berperan dalam meningkatkan daya ingat serta membantu kondisi yang berkaitan dengan fungsi otak.
Selain itu, teh bunga telang juga dikaitkan dengan upaya pengendalian berat badan dan peningkatan sistem kekebalan tubuh.
Senyawa aktifnya disebut dapat menghambat pembentukan sel lemak baru, sementara kandungan antioksidan berfungsi melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.
Manfaat lain yang dilaporkan adalah kemampuannya dalam membantu menstabilkan kadar gula darah serta menjaga kesehatan kulit.
Sebuah studi kecil pada 2018 yang dikutip dari Healthline menunjukkan konsumsi minuman dengan ekstrak bunga telang dapat meningkatkan kadar antioksidan sekaligus menurunkan kadar gula darah dan insulin.
Sementara itu, flavonoid dalam teh bunga telang berperan merangsang produksi kolagen dan menjaga elastisitas kulit, serta membantu proses pembersihan sistem pencernaan dan organ tubuh lainnya. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini