Info Market CPO
πŸ—“ Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Olahraga

Jonatan Christie Takluk dari Lin Chun-yi di Final India Open 2026

jonatan christie takluk dari lin chun-yi di final india open 2026
Jonatan Christie (kiri)

New Delhi, Sinata.id – Jonatan Christie gagal meraih gelar juara India Open 2026 setelah kalah dari tunggal putra Taiwan, Lin Chun-yi, pada partai final yang berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Minggu (18/1/2026).

Pebulu tangkis Indonesia itu menyerah dua gim langsung dengan skor 10-21, 18-21 dalam pertandingan berdurasi 38 menit.

Advertisement

Kekalahan tersebut membuat Indonesia menutup turnamen BWF Super 750 itu tanpa gelar.

Jonatan kesulitan mengembangkan permainan, terutama pada gim pertama ketika Lin tampil dominan sejak awal laga.

Pada gim pembuka, Jonatan tertinggal jauh setelah Lin unggul cepat 8-1. Tekanan berlanjut hingga interval dengan skor 11-5, sebelum Lin menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-10 hanya dalam 15 menit.

Baca Juga  Sensasi WSSP 2026: Aldi Satya Mahendra Runner Up usai Start Terakhir

Jonatan tampil lebih kompetitif pada gim kedua. Ia sempat memimpin 5-3 dan mempertahankan keunggulan hingga interval 11-9. Seusai jeda, Jonatan kembali unggul 18-15 dan terlihat mampu mengendalikan permainan.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Lin memanfaatkan kelengahan Jonatan dengan meraih enam poin beruntun untuk membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan gim kedua 21-18.

Usai pertandingan, Jonatan menyatakan telah mengerahkan kemampuan terbaiknya sepanjang turnamen hingga partai final.

β€œSaya sudah menampilkan yang terbaik dari setiap proses, dari awal sampai hari ini di final,” ujar Jonatan dalam keterangan PBSI.

Ia mengakui menghadapi kendala nonteknis, termasuk kondisi angin di arena yang memengaruhi kontrol permainan.

Jonatan juga menilai Lin Chun-yi tampil lebih baik dan membuatnya berada di bawah tekanan.

Baca Juga  Gagal di Orleans Masters, Nasib Lee Zii Jia di Thomas Cup 2026 Jadi Sorotan

β€œShuttlecock-nya agak kurang stabil, tetapi Lin bermain bagus dan saya cukup tertekan,” katanya.

Setelah tampil di India Open, Jonatan dijadwalkan melanjutkan persaingan di Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, mulai pekan depan.

Ia menyatakan akan fokus pada pemulihan kondisi fisik setelah rangkaian turnamen yang menguras stamina. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini