Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hiburan

Film Penerbangan Terakhir Tayang Hari Ini, Ungkap Manipulasi Relasi

film penerbangan terakhir tayang hari ini, ungkap manipulasi relasi
Poster film Penerbangan Terakhir. (VMS Studio/Legacy Pictures)

Pematangsiantar, Sinata.id – Film drama berjudul Penerbangan Terakhir resmi tayang di bioskop Indonesia mulai hari ini, Kamis (15/1/2026).

Film produksi VMS Studio ini dibintangi oleh Jerome Kurnia, Nadya Arina, dan Aghniny Haque.

Advertisement

Penerbangan Terakhir mengangkat kisah skandal dalam dunia penerbangan yang dipadukan dengan isu relasi manipulatif. Melalui sudut pandang karakter Tiara (Nadya Arina), seorang pramugari baru yang minim pengalaman dalam percintaan, film ini menggambarkan perjuangan perempuan untuk bangkit setelah menjadi korban manipulasi emosional.

Sosok Kapten Deva (Jerome Kurnia), pilot muda berkarisma, digambarkan sebagai pria manipulatif yang memikat banyak perempuan dengan pesona, pujian berlebihan, dan janji manis. Tiara menjadi salah satu korban dalam relasi yang perlahan berubah menjadi hubungan toksik.

Baca juga:Film Suka Duka Tawa: Mental Juara Komika di Arena Stand-Up Comedy

Baca Juga  Dilan ITB 1997 Tayang 30 April 2026, Ini Sinopsis dan Daftar Pemain

Diproduseri oleh Tony Ramesh dengan produser eksekutif Shalu T.M. serta disutradarai oleh Benni Setiawan, Penerbangan Terakhir tidak hanya menyuguhkan kisah yang mengguncang dunia penerbangan, tetapi juga menjadi refleksi bagi penonton, khususnya perempuan, untuk mengenali pola-pola manipulasi dalam hubungan.

Karakter Tiara merepresentasikan banyak perempuan yang pernah mengalami relasi manipulatif. Perjuangannya untuk bangkit dalam film ini menjadi simbol kemenangan bagi korban kekerasan emosional.

“Meski latar ceritanya dunia penerbangan, dinamika kisah Tiara sangat dekat dengan kehidupan nyata. Pengalaman seperti ini bisa terjadi di mana saja dan kepada siapa saja. Itu sering kita jumpai di sekitar kita,” ujar Nadya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam hubungan. “Ketika ada laki-laki yang memberikan pujian berlebihan sejak awal, itu bisa menjadi tanda bahaya. Lebih baik mundur perlahan agar tidak terjebak dalam hubungan manipulatif,” tambahnya.

Sementara itu, Jerome mengaku perannya sebagai Kapten Deva menghadirkan tantangan emosional yang berat. Menurutnya, karakter tersebut sangat kompleks dengan dinamika emosi yang ekstrem.

Baca juga:Sekuel Film Bencana Greenland Resmi Tayang, Ini Sinopsis dan Jadwalnya

Baca Juga  Sumber Vitamin D yang Dianjurkan untuk Cegah Defisiensi

“Ada adegan pertengkaran besar antara Deva dan Tiara ketika Deva memohon agar cintanya diterima kembali. Emosinya naik turun dan cukup sulit, ditambah pengambilan gambar yang menantang,” ungkap Jerome.

Penerbangan Terakhir merupakan film Indonesia bergenre drama psikologis thriller romansa dengan klasifikasi usia R13+ karena mengandung tema manipulasi emosional dan adegan intens. Film ini disutradarai sekaligus ditulis oleh Benni Setiawan, diproduksi oleh VMS Studio bekerja sama dengan Legacy Pictures.

Film berdurasi 1 jam 51 menit ini tayang secara nasional di jaringan bioskop Cinema XXI, CGV, dan Cinepolis, termasuk studio pilihan dengan teknologi Dolby Atmos.

Selain Jerome dan Nadya, film ini juga dibintangi oleh Aghniny Haque, Nasya Marcella, dan Ayu Dyah Pasha. Dengan alur penuh ketegangan dan plot twist berlapis, Penerbangan Terakhir menghadirkan kisah tentang kuasa, manipulasi, dan keberanian untuk keluar dari hubungan toksik. (A02)

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini