Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Perang Thailand-Kamboja Berakhir Sementara Usai Gencatan Senjata Disepakati

perang thailand-kamboja berakhir gencatan senjata setelah bentrokan mematikan di perbatasan. kesepakatan ini demi melindungi warga sipil.
Thailand dan Kamboja sepakat gencatan senjata setelah bentrokan mematikan di perbatasan. Kesepakatan ini menghentikan kekerasan, melindungi warga sipil, dan memberi harapan baru bagi stabilitas kawasan. Baca selengkapnya tentang perang Thailand, langkah de-eskalasi, dan dampaknya bagi masyarakat perbatasan. (Ilustrasi)

Sinata.idKetegangan bersenjata di kawasan Asia Tenggara akhirnya mereda. Setelah berminggu-minggu situasi memanas, konflik yang dikenal sebagai perang Thailand resmi memasuki babak baru.

Pada Sabtu (27/12/2025), dua negara yang bertetangga di kawasan tersebut mencapai kesepakatan penghentian konflik secara menyeluruh.

Advertisement

Kesepakatan ini menandai langkah penting bagi Thailand dan Kamboja untuk menghentikan kekerasan yang telah merenggut korban jiwa, baik dari kalangan militer maupun warga sipil.

Dalam pernyataan bersama, kedua pihak sepakat menghentikan penggunaan seluruh jenis persenjataan, sekaligus menjamin perlindungan terhadap masyarakat sipil dan fasilitas umum di wilayah perbatasan.

Isi kesepakatan itu menegaskan larangan penembakan tanpa alasan jelas, serta menutup kemungkinan pergerakan pasukan yang dapat memicu bentrokan lanjutan. Komitmen ini menjadi sinyal kuat bahwa jalur diplomasi kembali diutamakan.

Baca Juga  Badan Atom Dunia: Belum Ada Bukti Iran Kembangkan Senjata Nuklir

Baca Juga: Kapal Wisata Labuan Bajo Kecelakaan, Empat Penumpang Tenggelam di Selat Padar

Langkah de-eskalasi diambil menyusul bentrokan yang meletus awal Desember lalu, memaksa ratusan ribu warga di sepanjang garis perbatasan mengungsi demi keselamatan.

Situasi kemanusiaan yang kian memburuk mendorong tekanan internasional agar konflik segera dihentikan.

Kesepakatan gencatan senjata kali ini menjadi yang kedua dalam enam bulan terakhir, sekaligus menjadi ujian serius bagi stabilitas kawasan. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini